Razia Dini Hari, Satpol PP Pastikan Solong Nihil Hiburan Malam

Razia Dini Hari, Satpol PP Pastikan Solong Nihil Hiburan Malam

Bagikan:

SAMARINDA – Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Samarinda melakukan inspeksi mendadak di kawasan eks lokalisasi Solong, Kelurahan Mugirejo, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (12/03/2026) dini hari. Dari hasil pemeriksaan lapangan, petugas memastikan tidak ditemukan aktivitas hiburan malam maupun kegiatan yang melanggar aturan di kawasan tersebut.

Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, bersama sejumlah personel yang menyisir beberapa titik usaha di area yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi lokalisasi.

Sidak dilakukan menyusul adanya dugaan bahwa beberapa tempat usaha seperti kafe di kawasan tersebut berpotensi kembali beroperasi sebagai tempat hiburan malam secara terselubung. Oleh karena itu, aparat melakukan pemeriksaan langsung untuk memastikan kepatuhan pengelola usaha terhadap ketentuan yang berlaku, khususnya selama bulan Ramadan.

Dalam pemantauan yang berlangsung hingga sekitar pukul 00.20 Wita, petugas mendapati seluruh lokasi yang diperiksa dalam kondisi tidak beroperasi. Tidak terlihat adanya kegiatan hiburan, musik, maupun aktivitas lain yang biasanya menjadi ciri operasional tempat hiburan malam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana kawasan Solong yang biasanya dikenal ramai pada malam hari justru tampak sangat sepi. Tidak terdengar alunan musik ataupun aktivitas pemandu lagu di sejumlah tempat yang sebelumnya sering dikaitkan dengan kegiatan hiburan malam.

Kondisi tersebut cukup berbeda dibandingkan situasi pada malam-malam tertentu sebelumnya. Warga sekitar bahkan kerap menyebut malam Kamis sebagai waktu paling ramai di kawasan tersebut, yang oleh sebagian masyarakat dijuluki sebagai “malamnya ladies”. Namun pada sidak kali ini, kawasan tersebut tampak lengang dan tidak menunjukkan adanya tanda-tanda aktivitas.

Beberapa petugas yang melakukan patroli juga memastikan seluruh area yang disisir dalam keadaan tertutup. Lampu-lampu di sejumlah tempat usaha pun terlihat padam sehingga menambah kesan sunyi di kawasan tersebut.

Kepala Satpol PP Samarinda, Anis Siswantini, menyampaikan bahwa hasil sidak menunjukkan tidak adanya pelanggaran yang ditemukan selama kegiatan pengawasan berlangsung.

“Malam ini kami di Solong, wilayah yang secara resmi sudah ditutup oleh Kemensos. Kami pastikan malam ini tidak ada operasional. Alhamdulillah, setelah kami menyisir, hasilnya nihil aktivitas,” ungkap Anis.

Menurut Anis, kondisi tersebut menunjukkan adanya kesadaran dari para pengelola usaha untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan, terutama dalam menghormati suasana bulan suci Ramadan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemilik maupun pengelola usaha di kawasan tersebut yang memilih untuk tidak membuka tempat usahanya pada malam itu.

Anis berharap kepatuhan tersebut tidak hanya terjadi karena adanya kegiatan pengawasan dari aparat, tetapi juga menjadi bentuk komitmen jangka panjang dalam menjaga fungsi kawasan eks lokalisasi agar tidak kembali digunakan untuk aktivitas yang melanggar aturan.

“Saya senang melihat kondisi malam ini. Saya minta tolong kepada semua pihak untuk saling menghargai dan menghormati saudara kita yang Muslim agar bisa menjalankan ibadah dengan khusyuk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Satpol PP menegaskan bahwa pengawasan terhadap kawasan tersebut akan terus dilakukan secara berkala. Patroli dan sidak secara acak akan digelar guna memastikan area eks lokalisasi tetap bebas dari aktivitas hiburan malam ilegal maupun praktik asusila.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban umum sekaligus memastikan bahwa kawasan yang telah ditutup secara resmi tidak kembali beroperasi sebagai lokasi kegiatan yang melanggar ketentuan.

Pemerintah Kota Samarinda melalui Satpol PP juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga ketertiban di lingkungan sekitar. Warga diminta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan indikasi aktivitas yang mencurigakan di kawasan tersebut.

Dengan pengawasan yang berkelanjutan, pemerintah berharap kawasan eks lokalisasi Solong dapat benar-benar bertransformasi menjadi wilayah yang tertib serta bebas dari praktik-praktik yang sebelumnya pernah terjadi di lokasi tersebut. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews