PACITAN – Seorang sopir truk tewas setelah kendaraan yang dikemudikannya mengalami kecelakaan tunggal di jalur rawan Jalan Raya Tegalombo–Pacitan, Senin (13/04/2026) pagi. Truk bak terbuka tersebut dilaporkan mengalami rem blong saat melintasi tikungan dan turunan tajam di wilayah Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, hingga terguling dan menghantam pembatas jalan.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di kilometer 43, tepatnya RT 07 RW 03 Dusun Climpring. Korban diketahui bernama Tatat Muljadi (52), warga Surabaya, yang saat itu mengemudikan truk Mitsubishi bernomor polisi N 9452 CL dari arah Ponorogo menuju Pacitan.
Berdasarkan keterangan Kepolisian Sektor (Polsek) Tegalombo, kecelakaan bermula ketika sistem pengereman kendaraan tidak berfungsi saat memasuki jalur menikung dan menurun tajam. Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali atas laju kendaraan.
Akibatnya, truk terguling di badan jalan dan menabrak pembatas jalan. Pengemudi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sebagaimana diberitakan Ketik, Senin (13/04/2026).
Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, meliputi pintu kiri penyok, bemper depan rusak, serta kaca depan pecah. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta.
Dua saksi di lokasi, Yulis Setyono dan Slamet Riyanto, telah dimintai keterangan oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tegalombo Rusminto mengatakan ruas jalan provinsi tersebut memang memiliki karakteristik tikungan dengan turunan curam yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan.
“Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta,” ungkapnya.
Petugas mengimbau para pengendara, khususnya kendaraan berat, untuk memastikan kondisi rem dan kelayakan kendaraan sebelum melintasi jalur Tegalombo–Pacitan yang dikenal ekstrem, guna mencegah kejadian serupa terulang. []
Redaksi05

