Saefuddin Zuhri Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis Muhammadiyah

Saefuddin Zuhri Resmikan Dapur Makan Bergizi Gratis Muhammadiyah

Bagikan:

SAMARINDA — Upaya memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Samarinda kembali mendapat penguatan dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah di Kompleks Muhammadiyah Center, Jalan Siradj Salman, Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (25/02/2026). Fasilitas ini menjadi dapur MBG ke-46 yang beroperasi di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri. Kehadiran dapur MBG tersebut diharapkan memperluas akses masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah, terhadap asupan gizi yang sehat dan seimbang. Pemerintah Kota Samarinda menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program nasional tersebut dapat berjalan optimal di daerah.

“Alhamdulillah ini launching dapur makan bergizi gratis ke-46 di Samarinda. Ke depan diharapkan terus bertambah sesuai arahan Badan Gizi Nasional, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ucap Saefuddin Zuhri diwawancarai.

Saefuddin juga menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan Muhammadiyah dalam mendukung program pemenuhan gizi. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan tersebut memiliki pengalaman panjang dalam kegiatan sosial dan pendidikan, sehingga dinilai memiliki kesiapan sumber daya untuk mengelola layanan MBG secara berkelanjutan.

“Ini yang pertama (Di Samarinda) moga-moga Muhammadiyah dapat lagi nanti di daerah lain,” harapnya.

Dari sisi organisasi, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur Siswanto Sunandar menegaskan kesiapan Muhammadiyah untuk bersinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat. Ia menyebutkan bahwa sebelum adanya kebijakan MBG, Muhammadiyah telah lebih dahulu menjalankan program serupa secara mandiri sebagai bagian dari pengabdian sosial.

“Ketika ada kebijakan pemerintah, tentu kita siap berkolaborasi. Insyaallah ke depan titik layanan seperti ini akan bertambah di Samarinda maupun di wilayah Kalimantan Timur,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, SPPG Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai dapur penyedia makanan, tetapi juga menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat. Siswanto menjelaskan bahwa bahan baku makanan akan diupayakan berasal dari kader Muhammadiyah serta pelaku UMKM binaan, yang dikoordinasikan melalui Majelis Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat. Skema ini diharapkan memberi dampak ganda, yakni pemenuhan gizi sekaligus penguatan ekonomi lokal.

Sementara itu, Kepala SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir, Muhammad Ransyah, memaparkan bahwa pada tahap awal operasional, layanan ini mendistribusikan sebanyak 1.106 porsi makanan setiap hari. Sasaran distribusi mencakup lima sekolah, yakni TK Fajar Harapan, TK Aisyiyah, SDN 002, TK RA Tarbitus Syibyan, dan SD Muhammadiyah 2.

Selama bulan Ramadan, menu disesuaikan dengan kondisi siswa dan jadwal sekolah. Makanan disajikan dalam bentuk paket kering berisi roti, kurma, susu, kacang, dan abon. Ke depan, variasi menu akan terus dikembangkan dengan penambahan buah-buahan seperti jeruk, kelengkeng, dan anggur.

“Pokoknya itu, pasti bervariasi supaya anak-anak tidak bosan dengan menu-menu yang kita sajikan,” tegasnya.

Distribusi paket MBG dilakukan setiap hari langsung ke sekolah selama enam hari dalam sepekan. Untuk kebutuhan hari Sabtu, paket disiapkan pada hari Jumat agar selaras dengan aktivitas belajar mengajar. Dengan pola tersebut, pengelola berharap program ini dapat berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi tumbuh kembang peserta didik di Samarinda. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews