TABALONG – Satu unit bangunan Sekretariat Karang Taruna Dewa Ruci di Desa Tanta, Rukun Tetangga (RT) 03, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel), ludes terbakar pada Kamis (09/04/2026) dini hari sekitar pukul 02.10 Wita. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama M. Saufi (30) yang saat itu hendak bepergian ke luar kota. Saat melintas, ia melihat api telah membakar sebagian bangunan sekretariat, lalu segera memberi tahu warga sekitar dan anggota Unit Pemadam Bencana Swadaya (UPBS) Tanta.
Mendapat laporan tersebut, warga bersama petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar permukiman.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Tanta, Aris Sufariadi, mengatakan pihaknya segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi.
Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 02.45 Wita berkat bantuan masyarakat, UPBS Tanta, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong, serta UPBS gabungan Tabalong.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tabalong, Wahyu Ismoyo melalui Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Tabalong, Heri Siswoyo, memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Bangunan yang terbuat dari kayu mengalami kerusakan hingga 100 persen terbakar,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Wartabanjar, Kamis, (09/04/2026).
Menurut kepolisian, bangunan sekretariat yang mayoritas berbahan kayu membuat api dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan hingga rata dengan tanah.
Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Sejumlah langkah penanganan telah dilakukan, mulai dari mendatangi TKP, mengamankan area, memasang garis polisi, hingga memeriksa saksi-saksi untuk kepentingan penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat mengingat bangunan tersebut merupakan fasilitas organisasi kepemudaan di desa. Polisi berharap hasil penyelidikan dapat segera mengungkap sumber api agar kejadian serupa dapat dicegah di kemudian hari. []
Redaksi05

