AGAM – Kecelakaan lalu lintas beruntun kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Insiden tragis tersebut terjadi di Jalan Raya Padang–Pasaman, tepatnya di kawasan Pandam, Jorong Pasar Durian, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubukbasung, Rabu (28/01/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan terparah di jalur penghubung utama antarwilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.
Tabrakan beruntun itu melibatkan empat kendaraan, terdiri dari kendaraan berat dan minibus, yang saling bertabrakan dalam satu rangkaian kecelakaan. Akibat peristiwa tersebut, tiga orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, sementara dua korban lainnya mengalami luka-luka dan harus segera mendapatkan perawatan medis intensif.
Kasatlantas Polres Agam, AKP Irawady, membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut. Ia menyampaikan bahwa insiden ini melibatkan beberapa jenis kendaraan yang berada di jalur yang sama pada waktu yang hampir bersamaan.
“Kecelakaan ini melibatkan empat unit kendaraan yang terdiri dari truk dan minibus,” kata AKP Irawady, Rabu malam.
Dampak kecelakaan tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan arus lalu lintas di jalur Padang–Pasaman sempat terganggu. Jalan yang menjadi salah satu akses utama penghubung antarwilayah itu mengalami kepadatan akibat proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sejumlah warga sekitar turut membantu proses awal penyelamatan sebelum petugas kepolisian dan tim medis tiba di lokasi.
Selain tiga korban meninggal dunia, dua orang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Kedua korban segera dievakuasi oleh petugas ke RSUD Lubukbasung untuk mendapatkan perawatan.
“Untuk sementara korban meninggal dunia berjumlah tiga orang. Dua korban luka sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Setelah menerima laporan kecelakaan, Unit Gakkum Satlantas Polres Agam langsung menuju lokasi kejadian. Petugas melakukan pengamanan area, mengatur lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan-kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah.
“Saat ini kami masih melakukan evakuasi kendaraan di lokasi kejadian,” jelas AKP Irawady.
Hingga berita ini disusun, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Sejumlah kemungkinan seperti faktor human error, kondisi kendaraan, serta situasi jalan dan lingkungan sekitar menjadi bagian dari fokus penyelidikan. Petugas juga mengumpulkan keterangan dari saksi mata di sekitar lokasi kejadian guna merekonstruksi kronologi peristiwa secara akurat.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa informasi resmi terkait penyebab kecelakaan dan identitas lengkap para korban akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan evakuasi selesai dilakukan.
“Informasi lanjutan akan kami sampaikan kepada publik,” pungkasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dalam berlalu lintas, khususnya di jalur-jalur utama antarwilayah yang padat kendaraan berat dan angkutan umum. Selain faktor teknis kendaraan, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kehati-hatian pengemudi menjadi faktor krusial untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang. []
Diyan Febriana Citra.

