Tragis, Anak Tikam Ayah hingga Tewas di Bulukumba

Tragis, Anak Tikam Ayah hingga Tewas di Bulukumba

Bagikan:

BULUKUMBA – Tragedi kekerasan dalam lingkup keluarga mengguncang warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seorang ayah harus meregang nyawa di tangan anaknya sendiri dalam sebuah peristiwa penikaman yang terjadi di lingkungan rumah mereka. Kejadian tersebut tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan keprihatinan masyarakat mengenai rapuhnya relasi keluarga yang dipicu persoalan ekonomi dan pengaruh minuman keras.

Peristiwa nahas itu terjadi di Dusun Kirasa, Desa Palambarae, Kecamatan Gantarang, pada Jumat (09/01/2026) malam. Korban diketahui bernama Abdullah (44), sedangkan pelaku penikaman adalah Adi Wijaya (21), yang tercatat sebagai anak kandung korban. Insiden berdarah ini terjadi di dalam rumah keluarga, saat korban tengah melakukan aktivitas keseharian.

Menurut keterangan keluarga, sebelum kejadian Abdullah sempat memperbaiki kabel listrik di dalam rumah. Pada waktu bersamaan, pelaku diketahui sedang berada di depan rumah sambil berpesta minuman keras bersama sejumlah rekannya. Situasi tersebut diduga menjadi pemicu emosi pelaku sebelum akhirnya terjadi pertengkaran yang berujung tindakan fatal.

Anak korban, Tasya, mengungkapkan bahwa sempat muncul perbedaan informasi mengenai status hubungan antara korban dan pelaku. Namun, ia menegaskan bahwa Adi Wijaya merupakan anak kandung Abdullah, sebagaimana tercatat dalam kartu keluarga.

“Pelaku itu sebenarnya saudara kandung saya, satu ibu. Waktu kejadian, bapak sedang memperbaiki kabel listrik karena diminta tetangga,” ujar Tasya di Polres Bulukumba seusai kejadian.

Tasya menduga motif penikaman berkaitan dengan permintaan pelaku yang belum dapat dipenuhi orang tua mereka. Ia menyebut pelaku meminta dibelikan sepeda motor, namun kondisi ekonomi keluarga belum memungkinkan.

“Cuma gara-gara minta dibelikan motor. Orang tua belum bisa, lalu dia menikam bapak saya,” tuturnya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka tikam serius di bagian punggung belakang. Luka yang menganga menyebabkan korban kehilangan banyak darah hingga lantai rumah dipenuhi darah. Keluarga dan warga sekitar segera memberikan pertolongan dan membawa Abdullah ke rumah sakit terdekat. Namun, upaya medis tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.

“Pelaku menusuk dari belakang mengenai pundak. Bapak sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi meninggal dunia,” tambah Tasya.

Usai melakukan aksinya, Adi Wijaya sempat berupaya melarikan diri. Namun, langkah tersebut berhasil digagalkan aparat kepolisian yang bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga. Pelaku kini telah diamankan dan ditahan di Mapolres Bulukumba untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga menyita senjata tajam jenis badik yang digunakan dalam penikaman sebagai barang bukti.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi dan motif lengkap kejadian tersebut. Aparat belum memberikan keterangan resmi secara rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung. Kasus ini menjadi pengingat akan bahaya kekerasan dalam rumah tangga serta dampak buruk konsumsi minuman keras yang dapat memicu tindakan di luar kendali. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus