DENPASAR – Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar masih menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap dua pemuda yang terjadi di Jalan Suwung Batan Kendal, Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (03/04/2026) malam. Insiden yang sempat viral di media sosial itu menyebabkan kedua korban mengalami luka di bagian wajah dan kepala hingga harus menjalani perawatan medis.
Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas) Polresta Denpasar, I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan peristiwa bermula setelah korban berinisial AYW (21), warga Sumenep, dan KASS (21), warga Gianyar, pulang dari Pantai Mertasari, Sanur Kauh. Sebelumnya, keduanya bersama sejumlah rekan diketahui menggelar pesta minuman keras di lokasi tersebut.
“Selesai minum sekitar pukul 23.00 WITA membubarkan diri, Korban membonceng temannya korban KASS melintas, dari Pantai Mertasari-Jalan Bypass Ngurah Rai-Jalan Pemelisan-Jalan Suwung Batan Kendal,” kata Adi, sebagaimana diberitakan Okezone, Sabtu (04/04/2026).
Saat melintas di depan sebuah tempat les baca tulis di kawasan Sesetan, kedua korban mendadak diteriaki oleh pengendara sepeda motor yang tidak dikenal.
“Korban kemudian dipepet dan ditendang dari sebelah kanan serta dipukul pada bagian mata sebelah kanan atas, yang mengakibatkan sepeda motor oleng dan kedua korban terjatuh,” ujarnya.
Setelah terjatuh, kedua korban kembali menjadi sasaran pemukulan oleh dua pelaku sebelum akhirnya para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
Salah seorang saksi, Ainur Rafik (20), yang sebelumnya sempat bersama korban, melihat kondisi keduanya tidak lama setelah kejadian.
“Sekitar pukul 00.10 Wita saat saksi melintas di depan TKP melihat kedua korban sudah dalam kondisi luka-luka habis dipukuli orang,” jelas Adi.
Kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, AYW mengalami luka robek di atas mata kanan dan harus mendapatkan empat jahitan. Sementara KASS mengalami nyeri pada kepala sebelah kiri, lebam di bawah mata kiri, luka robek pada bibir, serta memar di pipi kanan.
Hingga kini, motif pengeroyokan maupun identitas para pelaku masih belum diketahui. Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, sementara korban mengaku tidak mengenal pelaku yang menyerangnya. []
Redaksi05

