PENAJAM – Upaya menjaga disiplin aparatur dan kualitas layanan publik selama Ramadan menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara. Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Waris Muin, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), Senin (02/03/2026).
Langkah tersebut dilakukan di tengah proses penyesuaian internal pasca-mutasi pegawai. Tiga OPD yang menjadi sasaran sidak kali ini yakni Dinas Pendidikan, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati didampingi Inspektorat, para kepala bagian, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Asisten III.
Sidak difokuskan pada pengecekan kehadiran serta memastikan pegawai yang baru dimutasi telah menempati posisi tugas sesuai surat keputusan. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada kekosongan fungsi pelayanan akibat rotasi jabatan yang baru saja dilakukan.
“Kami ingin memastikan setelah mutasi, mereka benar-benar berada di tempat tugas yang baru dan bekerja maksimal. Apalagi di bulan puasa, pelayanan tidak boleh kendor,” ujarnya.
Menurutnya, pengawasan langsung menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menjaga performa birokrasi tetap optimal. Ramadan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas, terutama pada sektor pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Wakil Bupati juga meninjau kesiapan masing-masing OPD dalam menjalankan tugas administrasi dan pelayanan harian. Ia menegaskan bahwa disiplin dan tanggung jawab aparatur menjadi kunci utama tercapainya tata kelola pemerintahan yang baik.
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan pelanggaran. Seluruh aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K), hingga pegawai paruh waktu hadir tepat waktu sesuai ketentuan jam kerja yang telah disesuaikan selama Ramadan.
Sebagaimana diketahui, pemerintah daerah telah menetapkan perubahan jam kerja selama bulan puasa, yakni masuk pukul 08.00 dari sebelumnya 07.30, serta pulang pukul 15.30 dari sebelumnya 16.00. Penyesuaian ini diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kondisi fisik pegawai yang menjalankan ibadah puasa.
“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik. Ini menunjukkan komitmen bersama bahwa pelayanan tetap menjadi prioritas,” katanya.
Wakil Bupati menambahkan, sidak tidak akan berhenti pada tiga OPD tersebut. Pemerintah daerah berencana melanjutkan inspeksi ke perangkat daerah lainnya secara bertahap hingga menjelang cuti bersama Idulfitri. Langkah ini sekaligus menjadi evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas mutasi yang telah dilakukan.
“Sidak ini akan berlanjut sampai sebelum cuti bersama, untuk memastikan kinerja tetap maksimal,” tegasnya.
Melalui pengawasan rutin ini, Pemkab Penajam Paser Utara berharap seluruh aparatur tetap menjaga profesionalisme dan integritas. Pemerintah ingin memastikan bahwa rotasi jabatan tidak mengganggu stabilitas layanan, melainkan justru memperkuat kinerja organisasi.
Sidak yang dilakukan secara mendadak dinilai efektif untuk memotret kondisi riil di lapangan. Selain sebagai sarana kontrol, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pembinaan langsung agar setiap pegawai memahami tanggung jawabnya dalam melayani masyarakat, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan kebutuhan layanan administratif. []
Diyan Febriana Citra.

