BOGOR – Kebakaran yang melanda sebuah warung makan (warteg) di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Senin (23/03/2026) dini hari, diduga dipicu korsleting listrik, namun berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.54 WIB saat sebagian warga masih beraktivitas menjelang pagi. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah makan tersebut sebelum petugas tiba di lokasi.
Kepala Dinas (Kadis) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan pihaknya menerima laporan dari layanan darurat 112 dan segera mengerahkan personel ke lokasi kejadian.
“Awal mula Sektor Bogor Indo mendapat laporan dari 112 ada laporan kebakaran sebuah rumah makan. Tim langsung berangkat ke lokasi kebakaran memberangkatkan 2 unit pemadam kebakaran,” jelasnya, sebagaimana dilansir Detik, Senin (23/03/2026).
Petugas tiba sekitar pukul 05.15 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api yang masih berlangsung. Proses penanganan dilakukan dengan teknik pendinginan sekaligus pengamanan area sekitar agar api tidak merambat ke bangunan lain.
“Api masih berkobar, kemudian personil melakukan pemadaman dengan cara pendinginan dan mengamankan area sekitar,” jelasnya.
Ia menambahkan, dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di dalam bangunan warung makan tersebut.
“Objek terbakar rumah makan (warteg), sumber api atau penyebab kebakaran korsleting listrik,” kata Yudi Santosa.
Setelah upaya intensif selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 06.27 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik, terutama pada bangunan usaha yang beroperasi sejak dini hari, guna mencegah risiko kebakaran serupa. []
Redaksi05

