Buron Sepekan, Pelaku Perampokan Sadis di Walmas Ditangkap di Manado

Buron Sepekan, Pelaku Perampokan Sadis di Walmas Ditangkap di Manado

Bagikan:

BELOPA — Upaya pelarian terduga pelaku perampokan yang disertai pembunuhan terhadap seorang penjaga layanan BRI LINK di Kecamatan Walmas, Kabupaten Luwu, akhirnya terhenti. Setelah hampir sepekan menjadi buronan aparat, terduga pelaku berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Manado, Provinsi Sulawesi Utara, pada Kamis (26/02/2026).

Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja intensif tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polres Luwu bersama personel Polsek Walenrang. Aparat terus melakukan pelacakan sejak peristiwa kejahatan sadis itu terjadi pada pertengahan Februari lalu. Selama pelariannya, pelaku diketahui berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran polisi.

Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu, membenarkan penangkapan tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Ia menyebut terduga pelaku berhasil diamankan setelah upaya pengejaran lintas daerah.

“Alhamdulillah terduga pelaku sudah berhasil diamankan. Terduga pelaku diamankan di Provinsi Sulawesi Utara,” katanya, Kamis (26/02/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian masih belum mengungkap identitas terduga pelaku kepada publik. Menurut Iptu Ibnu, saat ini pelaku masih dalam perjalanan dari Manado menuju Kabupaten Luwu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

“Nanti akan disampaikan dalam jumpa pers resmi oleh pimpinan,” katanya.

Kasus ini menyita perhatian masyarakat karena menelan korban jiwa. Korban diketahui bernama Ririn (31), seorang karyawan BRI LINK yang bertugas di wilayah Walmas. Ia ditemukan meninggal dunia di dalam konter tempatnya bekerja pada Rabu (18/02/2026). Kondisi korban saat ditemukan sangat memprihatinkan, dengan luka parah dan tubuh bersimbah darah, yang mengindikasikan adanya unsur kekerasan berat dalam kejadian tersebut.

Berdasarkan informasi kepolisian, peristiwa tersebut diduga merupakan tindak pencurian dengan kekerasan. Pelaku diduga tidak hanya berniat mengambil uang atau barang berharga dari konter, tetapi juga melakukan tindakan brutal yang berujung pada hilangnya nyawa korban. Usai melancarkan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan wilayah Kabupaten Luwu.

Sejak kejadian itu, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri jejak pelaku. Tekanan publik dan desakan keluarga korban agar kasus ini segera diungkap turut mempercepat langkah penyelidikan. Penangkapan di Manado menjadi titik terang bagi penegakan hukum atas peristiwa tersebut.

Polres Luwu menegaskan komitmennya untuk mengusut kasus ini hingga tuntas dan memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, sembari menunggu keterangan resmi lanjutan dalam konferensi pers yang akan digelar dalam waktu dekat. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus