Motor Mahasiswi PKL di Medan Raib Dicuri, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Motor Mahasiswi PKL di Medan Raib Dicuri, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Bagikan:

MEDAN – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Medan. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa seorang mahasiswi yang tengah menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di sebuah fasilitas kesehatan. Sepeda motor miliknya raib digondol dua orang pelaku saat diparkir di area Puskesmas.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Puskesmas, Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kecamatan Medan Perjuangan, pada Jumat (06/03/2026). Sepeda motor yang hilang merupakan Honda Vario dengan nomor polisi BK 4086 WAO milik seorang mahasiswi bernama Kiki Tri Ayu Turnip. Aksi pencurian tersebut terekam kamera pengawas atau CCTV dan kemudian beredar luas di media sosial.

Kiki menjelaskan bahwa sepeda motor itu diparkir di area parkiran Puskesmas saat ia sedang menjalani kegiatan praktik kerja lapangan di UPT Puskesmas Sentosa Baru. Ia mengaku tidak menaruh curiga karena kendaraan telah diparkir seperti biasa dan dalam kondisi terkunci.

Namun saat hendak pulang dari lokasi praktik, Kiki mendapati sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat parkir. Ia kemudian menyadari bahwa kendaraannya telah dicuri.

“Saya sudah kunci stang. Malingnya beraksi sekitar 13.45 Wib. Sebelumnya mereka dua kali mondari-mandir lihat situasi,” katanya.

Dari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, terlihat dua orang pria yang diduga menjadi pelaku pencurian. Keduanya datang menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dan mengenakan helm untuk menutupi identitas mereka.

Kiki yang merupakan mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Sari Mutiara Indonesia itu menjelaskan bahwa kedua pelaku sempat berkeliling di sekitar area parkiran sebelum akhirnya menjalankan aksinya.

“Dua kali lihat situasi. Terus yang satu turun merusak kunci kontak sepeda motor saya,” ujar perempuan asal Jalan Narumonda, Siantar Timur itu.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, salah satu pelaku terlihat turun dari sepeda motor dan mendekati kendaraan milik korban. Ia kemudian merusak kunci kontak sebelum akhirnya membawa kabur sepeda motor tersebut. Sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor yang mereka gunakan.

Aksi pencurian tersebut berlangsung cukup cepat. Setelah berhasil menghidupkan kendaraan korban, pelaku langsung meninggalkan lokasi bersama rekannya.

Merasa dirugikan atas kejadian tersebut, Kiki kemudian melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Ia mendatangi Polsek Medan Timur untuk membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat segera ditindaklanjuti.

Laporan korban telah tercatat dengan nomor LP/B/97/III/2026/Spkt/Polsek Medan Timur.

Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M Butarbutar, membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait peristiwa pencurian sepeda motor tersebut. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.

“Laporan sudah kita terima. Akan kita tindak lanjuti,” ucapnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat memarkirkan kendaraan, terutama di tempat umum. Penggunaan kunci pengaman tambahan dinilai dapat membantu meminimalisasi risiko pencurian kendaraan bermotor.

Kasus curanmor di Kota Medan sendiri masih kerap terjadi. Aparat kepolisian terus berupaya meningkatkan patroli serta melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan guna menekan angka kriminalitas di wilayah tersebut. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Kasus