Mobil Tabrak Motor di Bahu Jalan, Bocah 10 Tahun Meninggal

Mobil Tabrak Motor di Bahu Jalan, Bocah 10 Tahun Meninggal

Bagikan:

JEMBRANA – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur mudik Denpasar–Gilimanuk tepatnya di kilometer 99–100 wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (14/03/2026). Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Calya dan sepeda motor Yamaha Mio yang saat itu berada di bahu jalan. Akibat peristiwa itu, seorang bocah berusia 10 tahun meninggal dunia.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 Wita. Sepeda motor Yamaha Mio diketahui dikendarai remaja berinisial IMB (12) yang saat itu membonceng seorang anak berinisial IKR (10). Sementara mobil Toyota Calya dikemudikan pria berinisial DH (21).

Kepala Seksi Humas Polres Jembrana, I Putu Budi Arnaya, menjelaskan bahwa kendaraan roda empat tersebut melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar sebelum akhirnya terjadi kecelakaan.

“Berdasarkan informasi awal di lokasi kejadian, kendaraan roda empat yang melaju dari arah barat (Gilimanuk) menuju timur (Denpasar),” katanya saat dikonfirmasi, sebagaimana diberitakan Kompas, Sabtu, (14/03/2026).

Ia menambahkan, kendaraan yang dikemudikan DH diduga tidak dapat dikendalikan secara maksimal sehingga bergerak ke arah kiri hingga keluar dari badan jalan.

“Pengemudi mobil diduga tidak dapat dikendalikan secara maksimal sehingga bergerak ke kiri dan keluar dari badan jalan, kemudian menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di bahu jalan sebelah kiri,” imbuhnya.

Akibat benturan tersebut, pengendara sepeda motor IMB mengalami luka-luka dan langsung mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, korban yang dibonceng, yakni IKR, mengalami kondisi lebih parah.

Bocah tersebut dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju RSU Negara setelah sempat dievakuasi dari lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti serta meminta keterangan dari para saksi yang berada di sekitar lokasi kecelakaan.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.

Saat ini, kepolisian dari Polres Jembrana masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan adanya faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi jalan.

Pihak kepolisian juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya di jalur mudik yang memiliki arus kendaraan cukup padat.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, menjaga konsentrasi saat berkendara, serta mematuhi aturan lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan,” ujar Budi. []

Redaksi

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka