Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam, Ditemukan 4 Km dari Lokasi Awal

Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Mahakam, Ditemukan 4 Km dari Lokasi Awal

Bagikan:

SAMARINDA – Jasad seorang bocah laki-laki bernama Giver (11) akhirnya ditemukan mengambang di Sungai Mahakam pada Minggu (15/03/2026) malam sekitar pukul 22.20 Wita, setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang sehari sebelumnya. Penemuan itu terjadi di kawasan bantaran sungai dekat parkiran kafe di Jalan RE Martadinata, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup oleh tim SAR gabungan pada hari kedua operasi pencarian. Lokasi penemuan berada beberapa kilometer dari titik dugaan awal korban tenggelam atau Last Known Position (LKP) di area tambangan pasir.

Koordinator Basarnas Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, menjelaskan bahwa proses pencarian berlangsung intensif sejak laporan pertama diterima hingga akhirnya korban ditemukan.

“Korban yang kita cari sejak hari pertama akhirnya ditemukan pada hari kedua. Jarak dari titik LKP menuju lokasi penemuan kurang lebih 4,1 kilometer,” kata Aries, sebagaimana dilansir Ayokaltim, Minggu, (15/03/2026).

Saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa dan berada di sekitar bantaran sungai. Tim SAR kemudian segera mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa menggunakan ambulans guna penanganan lebih lanjut.

Aries mengungkapkan bahwa selama proses pencarian, tim penyelamat menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama arus Sungai Mahakam yang cukup deras. Kondisi tersebut membuat proses pencarian, khususnya penyelaman di sekitar lokasi awal kejadian, menjadi lebih sulit.

“Pada hari pertama kami melakukan pencarian dengan metode penyelaman di sekitar titik korban diduga tenggelam. Kemudian pada hari kedua pencarian dilanjutkan dengan penyisiran di permukaan air hingga korban berhasil ditemukan,” jelasnya.

Sebelumnya, Giver dilaporkan tenggelam pada Sabtu (14/03/2026) sore sekitar pukul 17.00 Wita saat berenang bersama seorang temannya di Sungai Mahakam. Informasi awal diterima petugas dari warga yang mendatangi Posko 4 Dinas Pemadam Kebakaran di Jalan Pangeran Untung Suropati.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi di lokasi, korban diduga tiba-tiba tenggelam saat berenang di sungai bersama rekannya. Temannya tidak sempat memberikan pertolongan karena korban hilang dari permukaan air dalam waktu singkat.

Mendapat laporan tersebut, tim penyelamat yang terdiri dari Basarnas, pemadam kebakaran, relawan, dan unsur lainnya segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Aries juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di sekitar perairan. Ia menilai edukasi kepada anak tentang risiko bermain di sungai sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami berharap masyarakat, khususnya para orang tua, dapat mengedukasi anak-anak tentang bahaya bermain di perairan karena itu bukan habitat kita. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang,” imbuh Aries.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat akan bahaya aktivitas berenang di sungai dengan arus kuat, terutama tanpa pengawasan orang dewasa. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa