BLITAR – Kepolisian berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat aksi pencurian di sebuah toko pakaian di Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Penangkapan itu terjadi setelah sistem alarm keamanan toko berbunyi dan menarik perhatian petugas jaga serta warga yang berada di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Minggu, 16 Maret 2026, ketika pelaku diduga sedang berusaha keluar dari toko. Alarm yang berbunyi keras membuat petugas segera melakukan pengecekan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian.
Kapolsek Garum, Punjung, menjelaskan bahwa aksi tersebut diduga tidak dilakukan seorang diri. Polisi menduga pelaku merupakan bagian dari komplotan pencuri yang telah merencanakan aksi di wilayah tersebut.
“Pelaku tertangkap saat mencoba keluar dari toko, memicu alarm. Petugas jaga segera mengamankan pelaku di lokasi kejadian, sementara tiga rekan lainnya berhasil melarikan diri menggunakan mobil Avanza berwarna putih,” kata Punjung, sebagaimana diberitakan Kompas, Minggu, (16/03/2026).
Penangkapan tersebut sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar lokasi. Beberapa di antaranya menyaksikan langsung proses pengamanan pelaku oleh petugas setelah alarm keamanan toko berbunyi.
Polisi kemudian membawa pelaku ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan identifikasi awal, pria tersebut diketahui berasal dari Mojokerto. Aparat masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kejahatan lain.
Dalam proses penyelidikan, polisi juga mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi yang berada di lokasi, termasuk pegawai toko yang mengetahui kejadian tersebut. Informasi dari para saksi diharapkan dapat membantu mengungkap secara jelas kronologi aksi pencurian tersebut.
Dari tangan pelaku, polisi menyita beberapa barang yang diduga merupakan hasil curian dari toko pakaian tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain dua celana pendek dan tiga celana panjang. Seluruh barang bukti kini disimpan sebagai bagian dari proses penyidikan.
Sementara itu, tiga orang rekan pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut berhasil melarikan diri menggunakan mobil Avanza berwarna putih. Polisi masih melakukan pengejaran dan pengembangan kasus guna mengungkap identitas serta keberadaan mereka.
Pihak kepolisian juga menduga kelompok tersebut memiliki pola aksi yang terorganisasi. Hal itu terlihat dari cara mereka datang secara berkelompok menggunakan kendaraan dan diduga menargetkan toko pakaian yang ramai pengunjung.
Menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang Lebaran, polisi mengingatkan para pemilik toko agar meningkatkan pengamanan di tempat usaha masing-masing. Sistem keamanan seperti alarm dan pengawasan tambahan dinilai penting untuk mencegah terjadinya tindak kriminal.
Punjung juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi para pengelola usaha maupun masyarakat yang sedang berbelanja, terutama pada periode ramai menjelang hari raya.
Dengan pengungkapan kasus ini, kepolisian berharap dapat menekan potensi tindak kejahatan serupa di wilayah Blitar serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menjalankan aktivitas ekonomi. []
Redaksi05

