BREBES – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik sepeda motor dan seorang warga pejalan kaki terjadi di jalur Pantai Utara (Pantura) Brebes, Jawa Tengah, Selasa (17/03/2026) dini hari. Insiden di kawasan Alun-Alun Brebes itu menyebabkan dua orang terluka dan sempat mengganggu arus mudik Lebaran.
Peristiwa terjadi sekitar waktu Subuh di jalan utama kawasan Alun-Alun Brebes, saat arus kendaraan mulai meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kecelakaan melibatkan sepeda motor berpelat Jakarta yang dikendarai pemudik dan seorang perempuan yang baru pulang dari salat Subuh di Masjid Agung Brebes.
Saksi mata, Warin (42), warga setempat, menjelaskan kejadian bermula saat pasangan suami istri yang tengah mudik melintas dari arah barat ke timur. Pada saat bersamaan, korban pejalan kaki hendak menyeberang jalan usai beribadah.
“Namun, saat melaju di sekitar Alun-Alun Brebes, tiba-tiba seorang perempuan yang masih mengenakan mukenah menyeberang jalan usai menunaikan salat Subuh di Masjid Agung Brebes,” tutur Warin.
Diduga, pengendara sepeda motor terkejut melihat pejalan kaki yang menyeberang secara mendadak sehingga tidak sempat menghindar. Benturan pun terjadi dan menyebabkan para korban terjatuh di badan jalan.
“Sepeda motor dari arah barat ke timur, terus ada ibu-ibu habis Salat Subuh mengenakan mukena menyebrang. Mungkin pengendaranya kaget, akhirnya langsung nabrak,” terang Warin sebagaimana dilansir Mediaindonesia, Selasa, (17/03/2026).
Akibat kejadian tersebut, baik pemudik maupun pejalan kaki mengalami luka di bagian wajah. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan pertama sebelum petugas datang.
Petugas dari pos pengamanan Lebaran di kawasan Alun-Alun Brebes bersama warga kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Insiden ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di jalur Pantura Brebes yang menjadi salah satu titik krusial pergerakan pemudik. Kondisi lalu lintas berangsur normal setelah penanganan korban dan evakuasi kendaraan selesai dilakukan.
Petugas mengimbau masyarakat, baik pemudik maupun warga lokal, untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan seperti dini hari saat visibilitas terbatas dan aktivitas penyeberangan warga meningkat usai ibadah. []
Redaksi05

