Nelayan Hilang di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Nelayan Hilang di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Diusulkan Ditutup

Bagikan:

CILACAP – Operasi pencarian nelayan yang hilang terseret ombak di Pantai Suwuk, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng), resmi diusulkan ditutup setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Rabu (25/03/2026).

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap Muhammad Abdullah mengatakan, korban bernama Agus Setiawan (42), warga Desa Pucung Bedug, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di perairan tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban atas nama Agus Setiawan (42), warga Desa Pucung Bedug RT 03 RW 02, Kecamatan Purwonegoro, Kabupaten Banjarnegara, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 09.00 WIB,” kata Abdullah, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu (25/03/2026).

Korban ditemukan sejauh sekitar 1,48 mil laut atau setara 2,74 kilometer dari lokasi kejadian perkara setelah tim gabungan melakukan penyisiran intensif di darat dan laut sejak pagi hari.

Dalam operasi hari ketiga, tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) membagi area pencarian menjadi dua unit, yakni Search and Rescue Unit (SRU) 1 dan SRU 2. SRU 1 menyisir jalur darat dari lokasi kejadian ke arah timur sejauh dua kilometer, sementara SRU 2 melakukan pencarian di perairan menggunakan perahu Landing Craft Rubber (LCR) dengan cakupan sekitar tiga mil laut.

“Setelah dilakukan identifikasi, jenazah tersebut dipastikan merupakan nelayan atas nama Agus Setiawan yang sebelumnya dilaporkan hilang,” kata Abdullah.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Gombong untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas Cilacap, peristiwa bermula pada Senin (23/03/2026) sekitar pukul 15.45 WIB saat korban tengah mencari ikan menggunakan jala di kawasan pantai. Namun, korban diduga terseret ombak kuat hingga hilang dari pengawasan rekan di lokasi.

“Korban diduga terseret ombak kuat hingga hilang dari pantauan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke petugas pos jaga setempat dan dilanjutkan dengan upaya pencarian oleh tim SAR gabungan yang dikoordinasikan Basarnas Cilacap melalui Unit Siaga SAR Kebumen,” katanya.

Dengan ditemukannya korban, Basarnas mengusulkan penghentian operasi SAR dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat pesisir agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut saat beraktivitas.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan wisatawan, untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya gelombang laut serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di wilayah perairan,” kata Abdullah. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa