BREBES – Arus balik Lebaran dari arah Purwokerto menuju Jakarta melalui jalur nasional Pejagan–Ketanggungan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng), sempat lumpuh total akibat banjir yang merendam badan jalan sejak Rabu (25/03/2026) malam hingga Kamis (26/03/2026) dini hari.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Brebes, Wibowo Budi Santoso, menyampaikan bahwa genangan air menyebabkan puluhan kendaraan, termasuk mobil pribadi dan bus, terhenti di Kecamatan Ketanggungan.
“Ada puluhan mobil pemudik yang mogok akibat banjir sejak sore kemarin hingga dini hari tadi. Jalur tersebut lumpuh total sampai dini hari tadi,” katanya, saat dikonfirmasi, sebagaimana dilansir Kumparan, Kamis, (26/03/2026).
Menurutnya, banjir dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Brebes sejak sore hingga malam hari, serta meluapnya Sungai Babakan yang memperparah genangan di jalur utama arus balik tersebut.
“Banjir juga disebabkan karena luapan dari Sungai Babakan,” terangnya.
Akibat kondisi tersebut, ruas jalan nasional yang menghubungkan Pejagan–Prupuk menuju Purwokerto sempat ditutup sementara. Petugas kemudian melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari arah selatan menuju Tol Tegal, sementara kendaraan dari pintu keluar Tol Pejagan diarahkan melalui jalur Pantai Utara (Pantura) Brebes menuju Tegal.
Wibowo menjelaskan, sebagian kendaraan yang terjebak disebabkan pengendara yang tetap memaksakan melintas di area tergenang air.
“Kendaraan yang terjebak banjir mayoritas karena nekat menerobos area banjir di Kecamatan Ketanggungan. Tetapi pagi ini air di titik kendaraan yang terjebak sudah mulai surut,” ujarnya.
Meski sempat menyebabkan kemacetan panjang, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam air.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Armada bus juga sudah bisa berjalan. Sedangkan beberapa mobil memang ada yang mogok,” ujarnya.
BPBD Brebes mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalur rawan banjir di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. []
Redaksi05

