PASER – Kebakaran yang melanda sebuah rumah sekaligus toko di Jalan R.A. Kartini, RT 009 RW 06, Kelurahan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, pada Selasa (31/03/2026) dini hari menewaskan dua penghuni dan menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 02.55 Wita dan menghanguskan bangunan non permanen seluas kurang lebih 450 meter persegi. Dua korban yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah masing-masing berinisial RP (74) dan KAM (7).
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Paser, Muhammad Lukman Darman, menjelaskan kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas piket yang sedang standby dan melintas di sekitar lokasi.
“Setelah menerima informasi pada pukul 02.55 Wita, Personel piket segera menuju titik kejadian yang berjarak kurang lebih 200 meter untuk melakukan penanganan awal,” katanya, sebagaimana dilansir Kaltim Post, Selasa (31/03/2026).
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan memblokir area untuk mencegah api merembet ke bangunan lain. Di tengah proses tersebut, petugas menerima laporan adanya penghuni yang masih berada di dalam rumah.
“Setelah dilakukan pencarian, kami menemukan dua korban berinisial RP (74) dan KAM (7) di dalam rumah dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Setelah penemuan korban, petugas berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk proses evakuasi. Kedua jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya.
Selain merenggut korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan satu unit toko counter telepon genggam, satu sepeda motor, uang tunai, serta sejumlah dokumen penting milik korban.
Dalam upaya penanganan, Damkar Paser mengerahkan 25 personel, mobil branwir, serta tangki suplai air. Pasokan air diperoleh dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Proses pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sekitar pukul 05.30 Wita.
Lukman menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala oleh kerumunan warga yang memadati area kejadian sehingga menghambat mobilitas petugas.
“Meski demikian, berkat kerja sama seluruh tim dan dukungan berbagai instansi, api berhasil dikendalikan hingga situasi dinyatakan aman dan kondusif,” imbuhnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik rumah guna mencegah insiden serupa terulang. []
Redaksi05

