Rudal Iran Hantam Kapal Tanker Qatar, 21 Awak Berhasil Dievakuasi

Rudal Iran Hantam Kapal Tanker Qatar, 21 Awak Berhasil Dievakuasi

Bagikan:

DOHA – Serangan rudal di perairan teritorial Qatar memicu gangguan terhadap jalur distribusi energi regional setelah sebuah kapal tanker pengangkut bahan bakar minyak yang disewa Qatar Energy, Aqua 1, dihantam proyektil pada Rabu dini hari (01/04/2026). Meski kapal terkena serangan, seluruh 21 awak berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa maupun luka, sementara otoritas memastikan tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Insiden terjadi di wilayah perairan utara Negara Qatar ketika tiga rudal jelajah diluncurkan dari Iran, sebagaimana diberitakan Antara, Rabu, (01/04/2026). Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan dua rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara, sedangkan satu rudal lainnya mengenai kapal tanker yang sedang beroperasi di jalur perairan strategis tersebut.

Qatar Energy mengkonfirmasi bahwa kapal tanker Aqua 1, kapal pengangkut bahan bakar minyak yang disewa oleh Qatar Energy, diserang oleh rudal di perairan teritorial utara Negara Qatar pada Rabu, 1 April, dini hari,” sebut pernyataan tersebut.

Pihak Qatar Energy menegaskan serangan itu tidak menimbulkan korban di antara kru kapal dan tidak memicu dampak ekologis di laut sekitar lokasi kejadian.

Namun, tidak ada satu pun anggota kru di atas kapal yang terluka, dan insiden tersebut tidak menyebabkan kerusakan lingkungan, kata perusahaan itu.

Kementerian Pertahanan Qatar menjelaskan bahwa serangan berasal dari wilayah Iran dengan sasaran kawasan strategis Qatar pada hari yang sama.

“Kementerian Pertahanan Qatar mengumumkan bahwa Negara Qatar menjadi sasaran hari ini, Rabu, oleh (3) rudal jelajah yang diluncurkan dari Iran,” tulis kementerian tersebut di platform X.

Menurut otoritas pertahanan, sistem militer Qatar mampu menggagalkan sebagian besar ancaman sebelum salah satu rudal akhirnya menghantam kapal tanker.

“Angkatan bersenjata kita, dengan rahmat Tuhan, berhasil mencegat dua rudal jelajah, sementara rudal ketiga menghantam kapal tanker minyak yang disewa oleh Qatar Energy di perairan teritorial Qatar.”

Pasca-serangan, otoritas maritim dan militer langsung melakukan langkah darurat untuk mengamankan awak serta mencegah risiko lanjutan terhadap pelayaran di kawasan Teluk.

“Sejumlah prosedur telah diterapkan, dan koordinasi telah terjalin dengan pihak berwenang terkait upaya mengevakuasi kapal tanker, yang membawa 21 awak, tanpa korban jiwa,” kata kementerian tersebut.

Serangan terhadap kapal energi ini menambah eskalasi ketegangan geopolitik di kawasan Teluk dan berpotensi memengaruhi stabilitas jalur distribusi minyak global apabila situasi terus memburuk. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Perang