Rusia Gempur Ukraina di Siang Hari, 14 Orang Tewas Jelang Paskah

Rusia Gempur Ukraina di Siang Hari, 14 Orang Tewas Jelang Paskah

Bagikan:

KYIV – Eskalasi serangan Rusia terhadap Ukraina kembali meningkat menjelang perayaan Paskah. Sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas dalam rentetan serangan udara yang terjadi pada Jumat (03/04/2026) siang waktu setempat, saat Moskow menggempur sejumlah wilayah dengan lebih dari 500 drone dan puluhan rudal.

Serangan yang berlangsung pada siang hari ini menandai perubahan pola serangan Rusia yang selama lebih dari empat tahun invasi lebih sering dilakukan pada malam hari. Dalam beberapa pekan terakhir, intensitas serangan di siang bolong disebut terus meningkat dan memicu korban jiwa serta kerusakan infrastruktur sipil.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai serangan tersebut sebagai bentuk peningkatan tekanan menjelang libur Paskah. “Mengubah apa yang seharusnya menjadi keheningan di langit menjadi eskalasi Paskah,” cetusnya, sebagaimana dilansir Detiknews, Sabtu (04/04/2026).

Di wilayah ibu kota Kyiv, satu orang dilaporkan tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka. Gubernur wilayah Kyiv Mykola Kalashnyk mengatakan sejumlah bangunan tempat tinggal mengalami kerusakan parah, termasuk sebuah blok apartemen yang hancur akibat serangan.

“Sayangnya, hewan-hewan juga terkena dampak serangan itu — sekitar 20 hewan mati akibat kerusakan di sebuah klinik hewan,” tambah Kalashnyk.

Foto-foto dari layanan darurat Ukraina memperlihatkan puing-puing bangunan berserakan di jalan, sementara sebagian warga terpaksa berlindung di metro dan ruang bawah tanah untuk menghindari serangan susulan.

Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengatakan serangan juga menyasar kawasan permukiman lain di sekitar Kyiv.

“Di wilayah Kyiv, sebuah drone menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di Obukhiv, dan serangan lain terjadi antara taman kanak-kanak dan sekolah di Vyshneve, merusak rumah-rumah,” kata Yulia.

Di luar Kyiv, serangan turut memakan korban di sejumlah wilayah lain. Tiga orang tewas di Sumy, dua korban jiwa dilaporkan di Zhytomyr dan Dnipropetrovsk, serta delapan orang lainnya meninggal dunia di kawasan garis depan Kharkiv, Donetsk, Kherson, dan Zaporizhzhia.

Selain korban jiwa, operator listrik nasional Ukrenergo melaporkan pemadaman listrik darurat terjadi di beberapa wilayah akibat dampak serangan terhadap fasilitas energi.

Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga menilai serangan ini sebagai respons Moskow terhadap tawaran penghentian sementara konflik saat Paskah.

“Beginilah cara Moskow menanggapi usulan gencatan senjata Paskah Ukraina — dengan serangan brutal,” kata Sybiga.

Sebelumnya, Zelensky menyatakan kesiapan Ukraina untuk melakukan gencatan senjata selama libur Paskah. Namun, Kremlin menyebut belum menerima usulan yang “dirumuskan dengan jelas”. Di tengah mandeknya perundingan yang dimediasi Amerika Serikat (AS), Ukraina menuduh Rusia terus memperpanjang perang demi merebut wilayah tambahan. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Perang