JAKARTA BARAT – Arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, sempat mengalami kepadatan pada Kamis (09/04/2026) pagi setelah sebuah truk tronton jenis wing box menabrak separator jalur busway di dekat Halte Bus Jembatan Baru arah Tangerang. Insiden yang terjadi sekitar pukul 05.50 WIB itu diduga dipicu pengemudi yang mengantuk hingga kendaraan hilang kendali.
Kecelakaan bermula ketika truk berwarna putih tersebut melaju di Jalan Daan Mogot kilometer 13. Berdasarkan keterangan petugas, kendaraan tiba-tiba oleng ke sisi kanan dan menghantam beton pembatas jalur busway hingga sejumlah separator berserakan di tengah jalan.
“Kendaraan hilang kendali lalu oleng ke kanan dan menabrak beton pembatas jalur busway di Jalan Daan Mogot KM 13,” jelas Joko Siswanto, sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis, (09/04/2026).
Akibat benturan itu, bagian depan kiri truk mengalami kerusakan cukup parah. Besi pengaman depan tampak penyok, sementara lampu depan sebelah kiri pecah. Selain itu, sejumlah beton separator juga rusak dan menutup sebagian lajur menuju Tangerang.
Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Barat, Joko Siswanto, menyebut dugaan sementara kecelakaan disebabkan sopir berinisial S yang kurang fokus saat berkendara pada pagi hari.
Dampak dari kecelakaan ini membuat lalu lintas dari arah Grogol menuju Tangerang sempat tersendat karena badan truk menghalangi jalur kendaraan.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, Sudarmo, mengatakan proses evakuasi berlangsung cepat dan selesai sekitar pukul 07.20 WIB setelah kendaraan diderek ke lokasi penitipan.
“Alhamdulillah sudah berhasil dievakuasi, tadi diderek dan untuk sementara kendaraan wing box dititip di kantor Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Barat di Rawa Buaya,” ucap Sudarmo.
Setelah proses evakuasi rampung, arus lalu lintas di ruas Jalan Daan Mogot menuju Grogol dan Tangerang kembali normal. Petugas mengimbau pengendara, khususnya sopir kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik tetap prima guna menghindari kecelakaan serupa pada jam-jam rawan pagi hari. []
Redaksi05

