Prestasi Amy Maulana di festival musik militer Rusia dinilai menjadi simbol penguatan hubungan budaya antara Indonesia dan Rusia.
SOCHI – Seorang diaspora Indonesia di Rusia, Amy Maulana, meraih penghargaan dalam Festival Lagu Angkatan Bersenjata yang digelar di Sochi pada 12 April 2026. Ia dinobatkan sebagai Juara III dalam kategori lagu-lagu SVO yang mengangkat tema operasi militer dan patriotisme, sekaligus memperkuat simbol hubungan budaya Indonesia–Rusia.
Dalam ajang tersebut, Amy yang berprofesi sebagai ekspert hubungan Rusia–Indonesia di ANO Center for Mediastrategi, juga tampil dalam grup vokal “Rusia–Indonesia” bersama Tatyana Tolmacheva dan Andrey Kosharniy. Trio ini kembali meraih Juara III pada kategori vokal ansambel dan duet melalui lagu “Rusia – Negara yang Agung,” karya Tatyana Tolmacheva. Penampilan mereka menonjol di antara peserta dari berbagai wilayah Rusia.
Dalam pernyataannya, Amy Maulana menyampaikan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan keluarga dan semua pihak yang telah mendukungnya, terutama istrinya, Regina Titova, yang juga menciptakan lagu “Pesenya o pesnyakh” yang ia bawakan dalam kategori solo. Ia juga mengapresiasi dukungan teman-teman Rusia terutama kontribusi Tatyana Tolmacheva atas undangan partisipasi serta dokumentasi oleh Artyom Uvarov. Amy menegaskan bahwa penghargaan tersebut mencerminkan semakin kuatnya ikatan budaya antara masyarakat kedua negara.
Menurut Amy, capaian ini tidak sekadar prestasi personal, melainkan mencerminkan dinamika positif hubungan Rusia–Indonesia. Ia menilai kerja sama kedua negara kini tidak lagi terbatas pada sektor ekonomi dan teknologi, tetapi juga berkembang ke ranah budaya dan emosional.
Partisipasi dalam kegiatan seni seperti festival musik, lanjutnya, dinilai mampu membangun kepercayaan dan saling pengertian antarbangsa. Hal tersebut pada akhirnya memperkuat kemitraan strategis kedua negara di tengah lanskap geopolitik global yang kompleks, sebagaimana dilansir dari yugsn.ru. []
Redaksi

