TANAH LAUT – Misteri penemuan mayat perempuan yang mengapung di Perairan Muara Asam-asam, Kecamatan Jorong, akhirnya terungkap setelah korban diidentifikasi sebagai remaja berusia 16 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Penemuan jasad tersebut bermula saat nelayan menemukan korban mengapung sekitar 4 mil laut dari bibir pantai pada Minggu (19/04/2026), lalu melaporkannya kepada pihak berwenang untuk proses evakuasi.
Kepala Satuan Polisi Perairan (Kasat Polair) Kepolisian Resor (Polres) Tanah Laut (Tala), Alamsyah Sugiarto, mengatakan korban ditemukan mengenakan pakaian berwarna mencolok. “Korban ditemukan sekitar 4 mil laut dari bibir pantai,” ujar Alamsyah kepada wartawan, Minggu (19/04/2026).
Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin Pelaihari untuk proses identifikasi. Tidak lama kemudian, pihak keluarga datang dan memastikan identitas korban sebagai Nurhayati, remaja yang dilaporkan hilang sejak Selasa (14/04/2026). “Korban ini ternyata dilaporkan hilang pekan lalu. Keluarga korban membenarkan bahwa korban adalah Nurhayati,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Informasi ini menjadi salah satu petunjuk awal dalam penelusuran penyebab kejadian.
Setelah identitas korban dipastikan, pihak keluarga memutuskan menolak dilakukan autopsi dan memilih segera memakamkan jenazah. “Jenazah korban sudah diambil pihak keluarga. Mau dimakamkan segera,” pungkas Alamsyah, sebagaimana diberitakan Kompas, Senin (20/04/2026).
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi lengkap kejadian, sementara masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak berspekulasi hingga hasil penyelidikan lebih lanjut disampaikan. []
Redaksi05

