Tragis! Istri Dibakar Suami di Banyuwangi, Keduanya Kritis

Tragis! Istri Dibakar Suami di Banyuwangi, Keduanya Kritis

Bagikan:

BANYUWANGI – Dugaan kekerasan dalam rumah tangga berujung tragedi terjadi di Desa Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (24/04/2026) malam. Seorang perempuan bernama Nur Khasanah (56) mengalami luka bakar hingga 100 persen setelah diduga disiram bensin dan dibakar oleh suaminya, Sularni (63), yang juga mengalami luka bakar sekitar 85 persen dalam insiden tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.50 WIB saat korban hendak menunaikan salat Isya. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gambiran Dwi Wijayanto menjelaskan, kejadian bermula dari pertengkaran rumah tangga yang terjadi pada sore hari sebelumnya.

“Pada sore hari keduanya sempat bertengkar. Kemudian sekitar pukul 23.50 WIB saat korban hendak melaksanakan salat Isya, terduga pelaku menyiramkan bensin ke tubuh korban lalu menyulut api,” kata Dwi, sebagaimana dilansir Kompas, Sabtu (25/04/2026).

Setelah tubuhnya terbakar, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar warga sekitar, termasuk keluarga korban, yang kemudian berupaya memadamkan api menggunakan air dari kamar mandi.

Saat warga memasuki rumah, pelaku ditemukan berada di dalam kamar dalam kondisi tubuh juga terbakar. Keduanya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Genteng untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa hubungan rumah tangga pasangan tersebut telah lama tidak harmonis. Bahkan, keduanya diketahui tengah menjalani proses perceraian di Pengadilan Agama Banyuwangi sejak Maret 2026. Faktor ekonomi diduga menjadi pemicu utama pertengkaran, termasuk terkait kebutuhan anak mereka yang akan berangkat ke luar negeri.

“Korban dan terduga pelaku masih menjalani perawatan intensif. Kemungkinan dirujuk untuk penanganan lebih lanjut karena luka bakarnya cukup berat,” terang Dwi.

Selain korban jiwa, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerusakan material berupa sebuah kasur yang terbakar dengan estimasi kerugian sekitar Rp500.000. Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif dan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya penanganan konflik rumah tangga secara tepat guna mencegah terjadinya kekerasan yang berujung fatal. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal