Kebakaran Situbondo Hanguskan 3 Rumah, Kerugian Capai Puluhan Juta

Kebakaran Situbondo Hanguskan 3 Rumah, Kerugian Capai Puluhan Juta

Bagikan:

SITUBONDO – Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik menghanguskan tiga rumah warga di Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, pada Senin (27/04/2026) pagi. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerugian material mencapai puluhan juta rupiah dan memaksa warga kehilangan tempat tinggal.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.20 WIB di Kampung Sukorejo Utara. Api pertama kali diketahui oleh warga setempat yang melihat kobaran dari salah satu rumah, lalu dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, Puriyono, menjelaskan tiga rumah yang terdampak milik Zainul Bahri (55), Baharudin (75), dan Surya Darmali (13). “Tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Zainul Bahri (55), Baharudin (75), dan Surya Darmali (13). Dari ketiga rumah tersebut, dua merupakan bangunan semi permanen dan satu rumah permanen,” ujar Puriyono, sebagaimana dilansir Jatimtimes, Senin, (27/04/2026).

Menurutnya, api pertama kali terlihat oleh seorang warga bernama Lora Faiq. Saat kejadian, salah satu pemilik rumah, Baharudin, sedang tertidur dalam kondisi sakit. Warga kemudian bergerak cepat mengevakuasi korban sebelum api membesar.

Upaya pemadaman awal dilakukan secara swadaya oleh warga menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan. Tak lama kemudian, satu unit pemadam kebakaran dari wilayah Asembagus tiba di lokasi, disusul unit tambahan dari Kota Situbondo untuk mengendalikan api.

“Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Puriyono.

Rincian kerugian menunjukkan rumah Zainul Bahri mengalami kerusakan total dengan taksiran sekitar Rp50 juta. Sementara rumah Baharudin rusak berat dengan kerugian sekitar Rp30 juta, dan rumah Surya Darmali juga rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta.

“Adapun rumah milik Surya Darmali yang merupakan bangunan permanen juga mengalami rusak berat dengan estimasi kerugian mencapai Rp20 juta. Secara keseluruhan, kebakaran ini berdampak signifikan terhadap kondisi tempat tinggal korban,” imbuhnya.

Sekitar pukul 09.00 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya setelah proses pembasahan selesai. Tim gabungan dari BPBD, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), perangkat kecamatan, pemerintah desa, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial, serta relawan turut melakukan penanganan dan asesmen di lokasi.

Puriyono menambahkan, respons cepat dilakukan segera setelah laporan diterima. “Begitu menerima informasi, tim Pusdalops dan TRC langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, koordinasi lintas sektor, serta kaji cepat terkait dampak kebakaran,” ujar Puriyono.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di lingkungan tempat tinggal guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa