NDX AKA Disomasi Rp1,7 M, Siap Tempuh Jalur Hukum Lawan Promotor Festival

NDX AKA Disomasi Rp1,7 M, Siap Tempuh Jalur Hukum Lawan Promotor Festival

Bagikan:

JAKARTA – Sengketa antara grup musik NDX AKA dan promotor Festival Gelombang Cinta #4, CV Al Organizer, berpotensi berlanjut ke ranah hukum setelah pihak manajemen NDX AKA menyatakan siap melaporkan balik jika tuntutan terhadap mereka tidak dicabut.

Ketegangan mencuat usai NDX AKA menerima somasi senilai Rp1,7 miliar serta laporan dugaan pencemaran nama baik, yang dipicu unggahan akun media sosial mereka terkait imbauan pengembalian dana (refund) kepada penggemar akibat batal tampil dalam acara tersebut.

Kuasa hukum NDX AKA, Denny Ardiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan tanggapan resmi sekaligus melayangkan somasi balik kepada penyelenggara pada Selasa (28/04/2026).

“Pada H-4 terjadi reschedule jadwal, yang seharusnya 26 Maret menjadi 7 Mei dengan alasan venue. Bukan karena klien kami tidak kooperatif atau mengingkari suatu kesempatan. Tapi murni pemberitahuan dari pihak EO,” kata Denny sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (28/04/2026).

Dalam keterangannya, Denny menegaskan bahwa pembatalan penampilan bukan disebabkan oleh pihak artis, melainkan adanya perubahan jadwal sepihak dari penyelenggara yang dinilai merugikan.

Ia menjelaskan, unggahan di media sosial dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap penggemar agar tidak dirugikan oleh informasi yang tidak jelas terkait jadwal acara.

“Kami memberikan waktu kepada pihak event organizer (EO) untuk memberikan klarifikasi dan meminta maaf terkait keterangan yang sudah disebarkan luas melalui medsos,” tuturnya.

“Apabila dari pihak EO masih bersikeras bahwa langkah mereka tepat, kami juga akan mengambil langkah hukum juga. Kami akan melaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng),” Denny menegaskan.

Lebih lanjut, pihak NDX AKA menyatakan bahwa langkah komunikasi kepada publik dilakukan untuk memastikan hak penggemar tetap terlindungi, terutama dalam memperoleh kepastian terkait jadwal penampilan artis.

“Tujuan dari NDX ini untuk melindungi hak dari fanbase, hak dari penggemar untuk bisa melihat talent artis yang diinginkannya. Dari klien kami sendiri tidak ingin fans merasa kecewa, merasa dirugikan, terkait adanya informasi yang tidak benar,” ucapnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak CV Al Organizer terkait somasi balik tersebut. Sengketa ini diperkirakan masih akan berlanjut jika kedua pihak tidak mencapai kesepakatan dalam waktu dekat. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Hukum Nasional