Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Remaja Rembang Saat Kabur Naik Truk

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Remaja Rembang Saat Kabur Naik Truk

Bagikan:

REMBANG – Kepolisian Resor (Polres) Rembang bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pembunuhan remaja di Desa Gandrirojo dengan menangkap terduga pelaku saat berupaya melarikan diri ke luar daerah, Kamis (30/04/2026) dini hari. Penangkapan ini menjadi titik terang setelah sebelumnya warga digegerkan penemuan jasad korban di area perkebunan.

Kepala Unit Operasional (Kanit Ops) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Rembang, Widodo Eko Prasetyo, mengatakan pelaku ditangkap sekitar pukul 04.00 WIB di wilayah Kabupaten Pati saat berada di jalan dan mencoba kabur menggunakan truk.

“Pelaku sudah kami amankan. Ditangkap sekitar pukul empat dini hari saat berada di jalan, naik truk. Yang bersangkutan memang berusaha kabur,” ujar Widodo, sebagaimana diberitakan Beritajateng, Kamis, (30/04/2026).

Widodo menyebutkan pelaku merupakan warga Desa Gandrirojo. Hingga kini, penyidik masih mendalami motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

“Motif masih kami dalami,” imbuhnya singkat.

Kasus ini mencuat setelah warga menemukan jasad seorang remaja laki-laki di lahan perkebunan pada Rabu (29/04/2026) sore. Korban berinisial DMF (17), warga Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kragan, ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan posisi terlentang dan kepala tertutup kaos yang diikat.

Sebelum ditemukan, korban dilaporkan hilang setelah mengantarkan rekannya ke wilayah Dusun Nganguk. Kekhawatiran teman-temannya yang kehilangan kontak kemudian mendorong pencarian hingga akhirnya jasad korban ditemukan.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soetrasno Rembang untuk dilakukan autopsi. Setelah proses tersebut, korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tegalmulyo pada Kamis (30/04/2026) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.

Kepala Desa (Kades) Tegalmulyo, Aslori, memastikan proses pemakaman berjalan lancar dan keluarga korban menerima peristiwa tersebut dengan duka mendalam.

“Pemakaman selesai sekitar setengah empat pagi. Korban masih memiliki orang tua lengkap,” ujarnya.

Selain dugaan pembunuhan, sepeda motor milik korban juga dilaporkan hilang dan diduga dibawa kabur oleh pelaku. Polisi kini terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap motif serta rangkaian kejadian secara utuh. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal