JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggali keterangan saksi dalam perkara dugaan korupsi kerja sama pengolahan anode logam dengan memanggil sejumlah pihak dari internal PT Loco Montrado, meski sebelumnya penyidikan terhadap salah satu tersangka telah dihentikan karena faktor kematian.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan pemanggilan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK dengan menghadirkan Komisaris PT Loco Montrado, Kok Tjiap Bong, sebagai saksi untuk mendalami konstruksi perkara yang melibatkan korporasi tersebut.
“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama KTB selaku Komisaris PT Loco Montrado,” ujar Budi kepada jurnalis, sebagaimana diberitakan Antara, Kamis, (30/04/2026).
Selain itu, KPK juga memanggil sejumlah saksi lain, yakni VC sebagai pegawai PT Loco Montrado, STI dan JP sebagai mantan pegawai, serta MC yang berstatus ibu rumah tangga. Pemeriksaan ini bertujuan memperkuat alat bukti dalam perkara dugaan korupsi yang menyeret perusahaan tersebut.
Kasus ini bermula dari kerja sama pengolahan logam antara PT Aneka Tambang (Antam) (Persero) Tbk dengan PT Loco Montrado pada 2017. Pada 17 Januari 2023, KPK menetapkan mantan Manajer Umum Unit Bisnis Pemurnian dan Pengolahan Logam Mulia PT Antam, Dody Martimbang, sebagai tersangka.
Dalam perkembangan berikutnya, Direktur Utama (Dirut) PT Loco Montrado, Siman Bahar, juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang diduga merugikan keuangan negara hingga Rp100,7 miliar. Namun, KPK kemudian menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap Siman Bahar setelah yang bersangkutan meninggal dunia pada 13 April 2026.
Meski demikian, KPK menegaskan penanganan perkara tetap berjalan, termasuk dengan menetapkan PT Loco Montrado sebagai tersangka korporasi sejak Agustus 2025. Upaya pemeriksaan saksi terus dilakukan untuk menelusuri peran pihak-pihak lain serta memperjelas alur dugaan tindak pidana korupsi dalam kerja sama tersebut.
Langkah lanjutan ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus mengungkap secara utuh praktik dugaan korupsi yang melibatkan sektor pengolahan logam nasional. []
Redaksi05

