Pesawat Cessna Jatuh di Texas, Lima Penumpang Tewas

Pesawat Cessna Jatuh di Texas, Lima Penumpang Tewas

Bagikan:

WIMBERLEY – Seluruh penumpang pesawat ringan jenis Cessna 421C yang jatuh di kawasan Wimberley, Texas, Amerika Serikat, dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi pada Jumat (01/05/2026) malam waktu setempat. Otoritas setempat memastikan lima orang tewas setelah pesawat menghantam tanah dalam kondisi terbang dengan kecepatan tinggi.

Kepala Hays County, Ruben Becerra, mengatakan tim darurat langsung diterjunkan ke lokasi begitu menerima laporan jatuhnya pesawat di wilayah Wimberley sekitar pukul 23.05 waktu setempat atau Central Daylight Time (CDT).

“Petugas darurat dikerahkan sekitar pukul 23.05 waktu setempat (CDT) setelah menerima laporan jatuhnya pesawat di kawasan Wimberley. Pesawat Cessna 421C dipastikan jatuh dengan lima orang di dalamnya. Otoritas telah mengonfirmasi seluruh penumpang meninggal dunia akibat insiden tersebut,” tulis Becerra melalui akun media sosial resminya, sebagaimana diberitakan Kompas, Sabtu, (02/05/2026).

Berdasarkan informasi awal, pesawat berkapasitas enam kursi itu diduga melaju dalam kecepatan tinggi sebelum akhirnya jatuh. Meski begitu, pihak berwenang memastikan tidak ada indikasi tabrakan udara dengan pesawat lain sebelum insiden terjadi.

Becerra menjelaskan, pada waktu yang hampir bersamaan terdapat pesawat lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Namun, pesawat tersebut berhasil mendarat dengan aman di New Braunfels tanpa mengalami gangguan penerbangan.

Hingga kini, identitas seluruh korban belum diumumkan kepada publik. Pihak berwenang masih menunggu proses pemberitahuan resmi kepada keluarga korban sebelum merilis data penumpang.

Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration / FAA) bersama Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (National Transportation Safety Board / NTSB) telah menerima laporan kecelakaan tersebut dan mulai melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat.

Otoritas setempat menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung dan perkembangan terbaru akan disampaikan secara berkala kepada publik. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Laka