Wanita di Kendal Ditemukan Tewas Mengapung di Kali Mati

Wanita di Kendal Ditemukan Tewas Mengapung di Kali Mati

Bagikan:

KENDAL – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bulanan atau Kali Mati, Desa Nawangsari, Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jumat (01/05/2026) petang. Polisi menduga korban terpeleset dari kamar mandi rumahnya yang berada di bantaran sungai sebelum akhirnya tenggelam.

Korban diketahui bernama Jumiatun, warga Desa Weleri yang sehari-hari tinggal di Desa Nawangsari. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang memancing di sekitar lokasi sekitar pukul 17.30 WIB.

Penemuan jasad tersebut bermula ketika Rojiun dan Hadi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi tengkurap di tengah aliran sungai. Keduanya kemudian segera melaporkan temuan itu ke Kepolisian Sektor (Polsek) Weleri.

Mendapat laporan warga, aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Weleri, Yulianto, mengatakan proses evakuasi sempat mengalami kendala karena posisi korban berada di tengah aliran sungai. Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Islam Kendal untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

“Hasil pemeriksaan medis tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya, sebagaimana dilansir Pukspik, Jumat (01/05/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, petugas menduga korban terjatuh dari kamar mandi rumahnya yang berada tepat di bantaran sungai. Kondisi bangunan kamar mandi disebut telah longsor dan tidak dilengkapi pagar pengaman sehingga dinilai membahayakan penghuni rumah.

Polisi menduga korban terpeleset saat berada di kamar mandi lalu jatuh ke aliran sungai hingga tenggelam. Pihak keluarga juga telah menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan proses hukum lanjutan.

Peristiwa ini turut menjadi perhatian warga sekitar bantaran sungai. Kondisi bangunan yang rawan longsor dan minim pengaman dinilai perlu mendapat perhatian agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa