PASURUAN – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah yang juga digunakan sebagai usaha salon dan penyewaan baju di Jalan Ir. H. Juanda Nomor 54, Kelurahan Tapaan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur (Jatim), Kamis (07/05/2026) malam. Peristiwa itu menghanguskan seluruh bangunan beserta isi di dalamnya dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp1,2 miliar.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di bagian dapur rumah sebelum merembet cepat ke seluruh bangunan. Meski empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, kobaran api tidak dapat diselamatkan karena banyak material mudah terbakar di dalam bangunan.
Pemilik usaha, Rustum, mengatakan api pertama kali muncul dari area belakang rumah yang dijadikan dapur. Saat kejadian, bangunan dalam keadaan kosong karena dirinya tidak sedang berada di lokasi.
“Api berasal dari bagian belakang rumah, yakni dapur, kemudian merembet dengan sangat cepat ke bagian tengah hingga depan,” ujar Rustum, sebagaimana dilansir Kompas, Jumat, (08/05/2026).
Kondisi bangunan yang dipenuhi koleksi pakaian sewaan, perlengkapan salon, suvenir, serta perabot berbahan kayu dan spons membuat api cepat membesar. Warga sekitar sempat khawatir karena lokasi kebakaran berada di kawasan padat penduduk dan dekat dengan fasilitas pendidikan.
Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan tiba di lokasi sekitar pukul 22.25 WIB untuk melakukan pemadaman dan pembasahan guna memastikan tidak ada titik api tersisa.
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan seluruh bangunan dan aset di dalamnya tidak dapat diselamatkan akibat besarnya kobaran api.
“Kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar, mencakup seluruh bangunan rumah dan peralatan salon serta koleksi baju sewaan,” kata Anang, Jumat pagi.
Bangunan seluas sekitar 95 meter persegi itu dilaporkan hangus terbakar sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pemilik rumah disebut mengalami syok berat akibat kerugian yang dialami.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan asesmen dan penyelidikan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran yang diduga dipicu gangguan arus pendek listrik. []
Redaksi05

