Dua Rumah di Pondok Bambu Ludes Terbakar, 65 Personel Dikerahkan

Dua Rumah di Pondok Bambu Ludes Terbakar, 65 Personel Dikerahkan

Bagikan:

JAKARTA – Sebanyak 65 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kebakaran yang melanda dua rumah tinggal di kawasan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Kota Administrasi Jakarta Timur (Jaktim), Selasa (19/05/2026) dini hari. Peristiwa itu menyebabkan dua kepala keluarga terdampak setelah api melahap bangunan seluas sekitar 400 meter persegi.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jaktim Abdul Wahid mengatakan kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek listrik dari salah satu rumah warga.

“Objek terbakar dua rumah tinggal, penyebab diduga karena korsleting,” ucap Abdul Wahid, sebagaimana dilansir Kompas, Selasa (19/05/2026).

Menurut Wahid, warga sekitar pertama kali mengetahui kejadian tersebut saat kobaran api sudah membesar. Kondisi itu membuat warga segera meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

“Warga melihat api sudah membesar, lalu menghubungi pemadam kebakaran, awal pemadaman dimulai pukul 02.54 WIB,” ujar Wahid.

Petugas kemudian bergerak cepat melakukan upaya pelokalisiran api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat penduduk tersebut. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 03.13 WIB sebelum proses pendinginan dan pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 04.08 WIB.

Dalam penanganan kebakaran itu, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jaktim mengerahkan 13 unit mobil pemadam beserta puluhan personel.

Wahid memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut. Namun, dua kepala keluarga dengan total sembilan jiwa terdampak akibat kebakaran yang menghanguskan rumah mereka.

“Luas area terbakar 400 meter, jiwa terdampak dua kepala keluarga dengan sembilan jiwa,” jelasnya.

Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kebakaran tersebut. Peristiwa itu sekaligus menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan instalasi listrik secara berkala guna mencegah risiko korsleting di kawasan permukiman padat. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Nasional Peristiwa