Serangan Israel ke Armada Bantuan Gaza Picu Demo Besar di Eropa

Serangan Israel ke Armada Bantuan Gaza Picu Demo Besar di Eropa

Bagikan:

ROMA – Gelombang demonstrasi pro-Palestina meluas di Italia dan Yunani setelah militer Israel mencegat armada bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Ribuan warga turun ke jalan untuk mengecam aksi tersebut sekaligus mendesak penghentian dukungan terhadap Israel.

Aksi massa terbesar berlangsung di Roma, Italia, Senin (18/05/2026), bersamaan dengan pemogokan nasional yang digelar serikat pekerja dan kelompok masyarakat sipil bertajuk “We block everything.” Demonstrasi juga berlangsung di sejumlah kota besar lain seperti Milan, Napoli, dan Turin.

Mengutip Anadolu, Selasa, (19/05/2026), aksi tersebut tidak hanya memprotes serangan terhadap Global Sumud Flotilla, tetapi juga menyoroti kenaikan biaya hidup, kebijakan belanja militer, serta sikap pemerintah Italia terkait konflik di Gaza.

Di Roma, ribuan demonstran memadati Piazza dei Cinquecento sambil membawa bendera Palestina dan poster dukungan terhadap armada bantuan internasional tersebut. Massa kemudian bergerak menuju Piazza San Giovanni sambil meneriakkan seruan solidaritas untuk Palestina dan penghentian hubungan dengan Israel.

Demonstrasi serupa juga terjadi di Athena, Yunani. Ratusan warga berkumpul di depan gedung Kementerian Luar Negeri Yunani untuk mengecam tindakan Israel yang menyerang kapal-kapal bantuan kemanusiaan.

Para demonstran membawa spanduk bertuliskan “Hands off Palestine” dan menyerukan pembebasan para aktivis yang ditahan dalam operasi pencegatan armada tersebut.

Militer Israel dilaporkan mencegat Global Sumud Flotilla pada Senin di perairan internasional dan menahan sekitar 100 aktivis yang ikut dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Armada bantuan itu terdiri atas lebih dari 50 kapal yang berangkat dari distrik Marmaris di pesisir Mediterania Turki pada Kamis lalu. Misi tersebut dilakukan untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.

Penyelenggara menyebut armada Global Sumud Flotilla melibatkan 426 peserta dari 40 negara, termasuk Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, Kanada, Pakistan, Mesir, Australia, Prancis, dan Afrika Selatan.

Sebelumnya, pada 29 April 2026, pasukan Israel juga dilaporkan menyerang armada bantuan yang sama di lepas pantai Pulau Kreta, Yunani. Insiden berulang itu memicu gelombang solidaritas internasional dan tekanan publik terhadap konflik kemanusiaan di Gaza. []

Redaksi05

Bagikan:
Hotnews Internasional Perang