MEULABOH – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan akhirnya menemukan Muhammad Harita Haziq alias Arib (15), korban tenggelam di Pantai Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian. Korban ditemukan mengapung di tengah laut sejauh sekitar tiga mil dari lokasi awal kejadian pada Rabu (20/05/2026) pagi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, mengatakan jasad korban ditemukan nelayan sekitar pukul 10.35 WIB sebelum dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan.
“Korban ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 10.35 WIB dan langsung dilaporkan kepada Tim SAR Gabungan,” ujar Ronald, sebagaimana dilansir Acehekspres, Rabu, (20/05/2026).
Korban diketahui merupakan warga Perumahan Komplek Army, Gampong Leuhan, Kabupaten Aceh Barat. Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam pada Senin (18/05/2026) sekitar pukul 17.00 WIB saat mandi laut bersama delapan rekannya di Pantai Gampong Suak Ribee.
Saat kejadian, korban diduga terseret gelombang laut hingga hilang di perairan pantai tersebut. Proses pencarian kemudian dilakukan secara intensif oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan BPBD Aceh Barat, Basarnas Pos Meulaboh, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), Taruna Siaga Bencana (Tagana), relawan, serta masyarakat setempat.
Pada hari pertama dan kedua pencarian, tim melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai menggunakan kendaraan all terrain vehicle (ATV) dan mobil double cabin. Pencarian di jalur laut juga dilakukan menggunakan rubber boat serta pemantauan udara memakai drone.
Memasuki hari ketiga, tim menambah satu unit rubber boat untuk memperluas area pencarian di laut hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
“Korban berhasil dievakuasi dari tengah laut dengan jarak sekitar tiga mil dari lokasi kejadian,” kata Ronald.
Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan oleh Tim SAR Gabungan.
Dalam operasi tersebut, BPBD Aceh Barat turut mengerahkan berbagai sarana pendukung, mulai dari kendaraan operasional, rubber boat, drone, tenda, genset, light tower, hingga unit ATV guna mempercepat proses pencarian korban. []
Redaksi05

