TULUNGAGUNG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk kontainer dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Rabu (20/05/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka serius, sementara proses evakuasi penumpang pikap berlangsung dramatis karena korban terjepit badan kendaraan yang ringsek usai benturan keras.
Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung, Gerry Permana, mengatakan kecelakaan bermula saat truk kontainer bernomor polisi H 8493 OH melaju dari arah barat menuju timur di jalur Kedungwaru.
Di saat bersamaan, mobil pikap Daihatsu Gran Max bernomor polisi AG 8016 LL melaju dari arah berlawanan dengan membawa seorang penumpang.
“Informasi awal truk ini akan menyalip mobil di depan dan sudah pada jalur lawan arus,” ujarnya, sebagaimana dilansir Jatimnow, Rabu (20/05/2026).
Menurut Gerry, sopir truk diduga mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan di depannya. Namun, jarak yang terbatas membuat truk belum sempat kembali ke jalur semula ketika mobil pikap muncul dari arah berlawanan.
Pengemudi pikap diduga panik dan membanting setir ke kanan untuk menghindari tabrakan. Pada saat bersamaan, pengemudi truk juga mencoba menghindar dengan mengarahkan kendaraan ke kiri. Karena jarak terlalu dekat, benturan tidak dapat dihindarkan.
“Pada bagian kiri pickup menabrak bagian depan truk sebelah kiri membuat grand max terpelanting dan berputar arah sampai menabrak pagar dan masuk ke kawasan SPPG Boro,” jelasnya.
Benturan keras membuat bagian depan mobil pikap hancur. Penumpang kendaraan dilaporkan terjepit sehingga petugas harus meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tulungagung untuk melakukan evakuasi.
Petugas Damkar terpaksa merusak pintu kendaraan agar korban dapat dikeluarkan dari dalam kabin. Setelah berhasil dievakuasi, korban bersama pengemudi pikap langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan intensif.
“Penumpang pickup terjepit dan perlu bantuan Damkar untuk evakuasi sebelum akhirnya dibawa ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan penanganan medis,” terangnya.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas sempat tersendat selama proses evakuasi kendaraan dan korban. Polisi kemudian melakukan pengaturan lalu lintas hingga situasi kembali normal sekitar pukul 22.04 WIB.
Kedua korban diketahui mengalami luka patah tulang dan kini masih menjalani perawatan di ruang intensive care unit (ICU) RSUD dr Iskak Tulungagung. Sementara kendaraan pikap telah diamankan di kantor Satlantas Polres Tulungagung untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
“Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, korban mengalami luka patah kaki dan mendapat perawatan di rumah sakit,” pungkasnya. []
Redaksi05

