Kebakaran Pabrik di Gresik Dipicu Korsleting Mesin Produksi

Kebakaran Pabrik di Gresik Dipicu Korsleting Mesin Produksi

Bagikan:

GRESIK – Kebakaran yang diduga dipicu korsleting mesin produksi terjadi di pabrik PT Energy Multi Tech, Dusun Drancang, Desa Drancang, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Kamis (21/05/2026) pagi. Kobaran api sempat membesar setelah merembet ke sejumlah mesin lain di area pabrik, namun berhasil dipadamkan petugas tanpa menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan industri yang berada di Jalan Raya Pelemwatu Nomor 9 Blok 1AB. Api pertama kali diketahui oleh Kepala Satuan Pengamanan (Satpam) Tjakrindo, Sunandar, yang kemudian meminta bantuan ke Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Menganti sekitar pukul 04.49 WIB.

Petugas Damkarla Menganti tiba di lokasi sekitar pukul 05.01 WIB dengan membawa dua unit kendaraan operasional, terdiri atas satu mobil pemadam dan satu mobil suplai air. Tim langsung melakukan penanganan guna mencegah api meluas ke area lain di dalam pabrik.

“Api berasal dari korsleting mesin HDPE PVC, sehingga menyebabkan kebakaran dan merembet ke mesin yang lain. Setelah mengetahui api semakin membesar, Bapak Sunandar selaku Kepala Satpam Tjakrindo mendatangi Posko Damkar Menganti untuk meminta bantuan,” kata Perwira Piket Damkarla Gresik, Bakti Darmawan, sebagaimana dilansir Infogresik, Kamis (21/05/2026).

Petugas kemudian melakukan proses size up, pemadaman, pembasahan, hingga pendinginan di seluruh area terdampak kebakaran untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

“Setelahnya pasukan melakukan pembasahan dan pendinginan area hingga tidak ada titik api maupun asap. Kebakaran telah kondusif, pasukan balik kanan menuju Pos Menganti,” jelasnya.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 08.01 WIB dan situasi dinyatakan aman serta kondusif. Hingga kini, nilai kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sejumlah mesin produksi dilaporkan mengalami kerusakan akibat terdampak kobaran api.

Peristiwa itu menambah jumlah kasus kebakaran yang ditangani Dinas Damkarla Gresik selama Mei 2026 menjadi delapan kejadian. Selain penanganan kebakaran, petugas juga telah menangani 83 kasus penyelamatan atau rescue di berbagai wilayah Gresik sepanjang bulan ini. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa