HONSHU – Otoritas Jepang memastikan tidak ada ancaman tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang wilayah lepas pantai timur Pulau Honshu, Jepang, pada Kamis (25/06/2026). Hingga laporan awal diterbitkan, belum ditemukan informasi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut.
Berdasarkan data Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (European-Mediterranean Seismological Centre/EMSC), pusat gempa berada di kawasan perairan timur Honshu. Guncangan yang cukup kuat sempat memicu perhatian publik, namun lembaga pemantau kebencanaan memastikan situasi tetap terkendali.
Lembaga Penyiaran Jepang (Nippon Hōsō Kyōkai/NHK) melaporkan bahwa Badan Meteorologi Jepang (Japan Meteorological Agency/JMA) tidak mengeluarkan peringatan tsunami setelah gempa terjadi.
Keterangan serupa juga disampaikan Sistem Peringatan Tsunami Amerika Serikat (United States Tsunami Warning System). Lembaga tersebut menegaskan tidak ada peringatan, imbauan, pemantauan khusus, maupun ancaman tsunami yang berkaitan dengan gempa tersebut.
Selain memastikan tidak adanya potensi tsunami, laporan awal juga menunjukkan belum terdapat laporan resmi mengenai korban maupun kerusakan infrastruktur akibat gempa yang mengguncang wilayah timur Jepang tersebut.
Informasi mengenai gempa magnitudo 6,9 yang mengguncang lepas pantai timur Honshu ini sebagaimana dilansir Reuters, Kamis, (25/06/2026). Otoritas terkait masih terus memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk memastikan dampak gempa dapat teridentifikasi secara menyeluruh. []
Redaksi05

