Umat Muslim di Moskow dan Tatarstan memperingati Maulid Nabi Muhammad saw. melalui salawat, kajian keagamaan, kegiatan budaya, serta perayaan tingkat kota yang akan digelar di Kazan pada 29 Agustus 2026.
MOSKOW – Umat Muslim di sejumlah wilayah Rusia menyemarakkan peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam (saw.) 1448 Hijriah (H) melalui rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya. Di Moskow, lebih dari 500 jamaah menghadiri malam spiritual Maulid di Masjid Katedral Moskow pada 21 Agustus 2026, sedangkan di Tatarstan peringatan berlangsung pada malam 24 hingga 25 Agustus dan akan dilanjutkan dengan perayaan tingkat kota di Kazan, Sabtu (29/08/2026).
Peringatan Maulid merupakan momentum bagi umat Islam untuk mengenang kelahiran sekaligus meneladani kehidupan Nabi Muhammad saw. Di Tatarstan, 12 Rabiulawal 1448 H diperingati pada malam 24 hingga 25 Agustus 2026. Pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai setelah matahari terbenam sehingga rangkaian kegiatan telah berlangsung sejak malam sebelumnya.
Di Moskow, rangkaian Maulid telah digelar di Masjid Katedral Moskow pada 21 Agustus 2026 dengan tema “Cinta kepada Nabi. Para Sahabat”. Kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 500 orang dan diisi dengan pembacaan Al-Qur’an, ceramah keagamaan mengenai kehidupan Nabi Muhammad saw. dan para sahabat, pembacaan salawat bersama, serta lantunan nasheed.
Kegiatan itu juga menjadi ruang bagi jamaah untuk mendalami nilai-nilai keteladanan Nabi, terutama berkaitan dengan akhlak, kasih sayang, kejujuran, dan kesederhanaan. Rangkaian acara turut diisi dengan pengenalan buku mengenai sejarah Islam dan kegiatan edukasi keagamaan.
Sementara itu, Kazan, ibu kota Republik Tatarstan, akan menggelar perayaan Maulid tingkat kota pada Sabtu (29/08/2026) di kawasan permukiman bersejarah Tatar Tua, tepatnya di depan Masjid Marjani. Acara dijadwalkan dimulai pukul 11.00 waktu setempat dengan pembukaan resmi pada pukul 13.00.
Perayaan tersebut diselenggarakan otoritas keagamaan Muslim Republik Tatarstan dengan dukungan pemerintah setempat serta sejumlah lembaga. Program yang disiapkan mencakup pertunjukan teater, ceramah keagamaan, penampilan seniman Tatar, kuis bagi anak-anak, hingga bazar produk halal. Panitia juga menyiapkan pengundian dua perjalanan ibadah haji bagi peserta Muslim melalui tahapan pengundian dan kuis pengetahuan tentang haji.
Tradisi memperingati Maulid di Tatarstan juga berkaitan erat dengan kegiatan keagamaan di masjid, seperti pembacaan Al-Qur’an, salawat, kajian perjalanan hidup Nabi, serta amal kebajikan. Kegiatan tersebut berlangsung sepanjang Rabiulawal dan tidak terbatas pada satu malam peringatan.
Di Moskow, Administrasi Spiritual Muslim Federasi Rusia juga mengumumkan bahwa selama Rabiulawal sebuah relik yang mereka identifikasi sebagai rambut Nabi Muhammad saw. dipamerkan di Museum Islam, Masjid Katedral Moskow. Relik tersebut ditempatkan dalam vitrin khusus berlapis kaca pengaman dan dapat dilihat selama jam operasional masjid.
Rangkaian Maulid di Moskow dan Tatarstan menunjukkan keberagaman cara komunitas Muslim Rusia memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw., mulai dari ibadah, kajian keagamaan, salawat, hingga kegiatan budaya dan edukasi. Perayaan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antarkomunitas serta mengenalkan nilai keteladanan Nabi kepada generasi muda. []
Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Agnes Wiguna

