Diduga Ditekan Trump, Ukraina Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Diduga Ditekan Trump, Ukraina Hentikan Serangan ke Kilang Minyak Rusia

Bagikan:

Ukraina dilaporkan menghentikan sementara operasi serangan jarak jauh terhadap kilang minyak Rusia setelah mendapat tekanan diplomatik dari Donald Trump di tengah upaya menghidupkan kembali perundingan damai.

UKRAINA – Kampanye serangan jarak jauh militer Ukraina terhadap kilang minyak Rusia dilaporkan dihentikan sementara sejak pertengahan Oktober 2026. Keputusan tersebut diduga berkaitan dengan tekanan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menginginkan meredanya serangan terhadap sektor energi Rusia di tengah upaya menghidupkan kembali perundingan damai.

Laporan The Wall Street Journal menyebutkan, unit-unit militer Ukraina yang menjalankan operasi jarak jauh telah menerima pemberitahuan untuk menghentikan sementara serangan terhadap kilang minyak Rusia setelah menyelesaikan misi yang telanjur berjalan.

Penghentian tersebut disebut bersifat tidak resmi dan diperkirakan berlangsung hingga setelah pemilihan paruh waktu AS. Kebijakan itu bahkan berpotensi berlanjut hingga November 2026 atau lebih lama, bergantung pada perkembangan situasi politik dan diplomatik.

Langkah tersebut terjadi ketika Rusia justru meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi dan fasilitas sipil Ukraina. Kondisi ini memperlihatkan perbedaan pendekatan kedua pihak dalam menghadapi infrastruktur strategis selama konflik berlangsung.

Trump dilaporkan semakin frustrasi terhadap serangan Ukraina yang menyasar sektor energi Rusia. Ketegangan juga memengaruhi hubungan Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Salah satu faktor yang disebut turut memperbesar ketidakpuasan Trump adalah kenaikan harga solar yang mencapai rekor tertinggi. Serangan terhadap fasilitas energi Rusia dinilai menjadi persoalan di tengah kepentingan Washington menjaga stabilitas pasokan dan harga energi.

Sebelumnya, Ukraina sempat menolak menghentikan operasi pesawat nirawak (drone) jarak jauh terhadap target Rusia. Kyiv beralasan, serangan tersebut merupakan satu-satunya respons yang layak terhadap pemboman Rusia yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Penolakan itu kemudian diikuti langkah Trump mengumumkan kesepakatan pembelian solar dari Moskow serta pencabutan sanksi terhadap Rusia. Langkah pencabutan sanksi tersebut dimungkinkan melalui undang-undang yang ditandatangani Trump pada September 2026.

Perubahan sikap Ukraina terhadap serangan kilang minyak Rusia berlangsung bersamaan dengan upaya baru menghidupkan kembali perundingan damai yang didukung AS. Pembicaraan tersebut ditujukan untuk mengakhiri konflik yang menjadi perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia II.

Laporan The Wall Street Journal tersebut menunjukkan bahwa tekanan diplomatik dan pertimbangan ekonomi turut memengaruhi dinamika strategi perang Ukraina. Namun, belum ada kepastian mengenai berapa lama penghentian serangan akan berlangsung maupun apakah langkah itu akan membuka jalan bagi kesepakatan damai yang lebih luas. []

Redaksi 1

Bagikan:
Internasional Perang