Kecelakaan Adu Banteng di Palangka Raya, M Jaini Meninggal Dunia

Kecelakaan Adu Banteng di Palangka Raya, M Jaini Meninggal Dunia

Bagikan:

Dugaan kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan menjadi perhatian polisi dalam kecelakaan Mitsubishi Triton dan Yamaha Fazio yang menewaskan M Jaini di Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya.

KALIMANTAN TENGAH – Dugaan kurang konsentrasi saat mendahului kendaraan menjadi faktor yang tengah didalami kepolisian dalam kecelakaan maut antara mobil Mitsubishi Triton dan sepeda motor Yamaha Fazio di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 14, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Jumat (6/11/2026). Insiden tersebut menewaskan pengendara sepeda motor bernama M Jaini di lokasi kejadian.

Kecelakaan bermula ketika Yamaha Fazio yang dikendarai M Jaini melaju dari arah Tangkiling menuju pusat Kota Palangka Raya. Pada waktu bersamaan, Mitsubishi Triton bernomor polisi DA 8270 JJ yang dikemudikan Rahmatullah bergerak dari arah berlawanan.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Palangka Raya, Amat, menjelaskan pengemudi Mitsubishi Triton diduga melakukan manuver mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan.

“Pengemudi mobil bermaksud mendahului kendaraan yang ada di depannya. Namun, karena kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan arus lalu lintas, pengemudi mobil menyenggol pengendara sepeda motor yang datang dari arah berlawanan,” kata Amat sebagaimana diberitakan Kalteng Pos, Jumat, (06/11/2026).

Benturan tersebut menyebabkan M Jaini terjatuh dan mengalami luka fatal hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, mobil Mitsubishi Triton dan sepeda motor Yamaha Fazio mengalami kerusakan material akibat kerasnya tabrakan.

Polisi masih mendalami keterangan Rahmatullah, pengemudi Mitsubishi Triton yang diketahui berasal dari Kertak Hanyar, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperjelas rangkaian kejadian dan memastikan penyebab kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menyoroti risiko manuver mendahului kendaraan di jalan raya, khususnya ketika pengemudi tidak memastikan kondisi jalur dari arah berlawanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kewaspadaan saat menyalip menjadi hal penting untuk mencegah kecelakaan serupa yang dapat merenggut nyawa. []

Redaksi 01

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka