11 Mesin Pompa Masuk Kukar, Karhutla Ditangani Pertanian Disokong

11 Mesin Pompa Masuk Kukar, Karhutla Ditangani Pertanian Disokong

Bagikan:

Sebanyak 11 mesin pompa air bantuan TNI AU disiapkan untuk mempercepat pemadaman karhutla sekaligus mendukung kebutuhan air pertanian di KukarKutai Kartanegara, Kukar, Aulia Rahman Basri, TNI AU, BPBD Kaltim, BPBD Kukar, mesin pompa air, karhutla Kukar, kebakaran hutan dan lahan, pertanian Kukar, kekeringan, irigasi Kukar

TENGGARONG – Sebanyak 11 unit mesin pompa air bantuan TNI Angkatan Udara (TNI AU) disiapkan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mendukung kebutuhan air bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Bantuan yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) itu dinilai dapat mengatasi salah satu kendala utama pemadaman karhutla di Kukar, yakni jauhnya titik kebakaran dari sumber air.

“Peralatan tersebut untuk sementara waktu diprioritaskan guna menanggulangi karhutla di berbagai titik rawan wilayah Kukar. Sedangkan untuk jangka panjang bisa digunakan untuk pertanian,” ujar Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Tenggarong, Senin, sebagaimana diberitakan Antara, Senin, (14/09/2026).

Aulia mengatakan ketersediaan sumber air di Kukar sebenarnya cukup melimpah. Namun, kondisi geografis dan jarak menuju lokasi kebakaran membuat petugas kerap menghadapi kendala dalam menyalurkan air ke titik api.

Keberadaan mesin pompa tersebut diharapkan mampu memperpanjang jangkauan distribusi air sehingga pasokan dapat dialirkan lebih cepat ke lokasi yang sulit dijangkau. Dengan demikian, proses pemadaman dapat berlangsung lebih efektif sekaligus mengurangi risiko kebakaran meluas.

Penyerahan bantuan dilakukan di Kantor BPBD Kukar pada Jumat (10/9). Sebanyak 11 unit mesin pompa air Cemeo R-T 110 dengan kapasitas 10–11 horsepower (HP) disertai selang hisap, selang buang, oli, filter, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Selain untuk penanganan karhutla, Pemkab Kukar menyiapkan pemanfaatan peralatan tersebut untuk mendukung kebutuhan air pertanian dalam jangka panjang.

“Di samping fungsi penanggulangan karhutla, peralatan tersebut di masa mendatang juga memiliki fungsi untuk mendukung sektor pertanian,” katanya lagi.

Aulia menjelaskan sejumlah jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier di Kukar telah berada dalam kondisi baik. Kondisi tersebut memungkinkan aliran air dari mesin pompa dikoneksikan dengan saluran irigasi yang tersedia.

Penggunaan pompa untuk pertanian diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air tanaman padi sejak masa pertumbuhan hingga menjelang panen. Langkah itu sekaligus diarahkan untuk menekan risiko gagal panen dan menjaga produktivitas lahan ketika menghadapi kekeringan.

Fungsi mesin pompa juga dapat dimanfaatkan ketika curah hujan tinggi. Air dapat dialirkan menuju tempat penampungan ataupun sungai sehingga potensi genangan dan banjir di kawasan tertentu dapat dikurangi.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar bersama unsur terkait dalam menghadapi perubahan cuaca dan kondisi musim kemarau. Pemanfaatan peralatan untuk dua kebutuhan sekaligus, yakni penanganan karhutla dan pertanian, diharapkan memperluas manfaat bantuan bagi keselamatan serta kesejahteraan masyarakat. []

Redaksi08

Bagikan:
Advertorial Diskominfo Kukar Headlines