Kecelakaan Maut di Pantura Semarang–Kendal, Sopir Truk Tewas

Kecelakaan Maut di Pantura Semarang–Kendal, Sopir Truk Tewas

Bagikan:

SEMARANG – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura yang dikenal sebagai salah satu ruas tersibuk di Jawa Tengah. Insiden tragis tersebut berlangsung di Jalan Randu Garut Kilometer 13,5, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, Kamis (15/01/2026) pagi. Sebuah truk bermuatan pipa PVC terlibat tabrakan hebat yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 05.45 WIB saat kondisi lalu lintas mulai ramai oleh kendaraan angkutan logistik. Truk bernomor polisi AE 8927 UN diketahui melaju dari arah Jakarta menuju Surabaya. Dalam perjalanan tersebut, truk diduga kehilangan kendali dan menabrak bagian belakang truk lain yang tengah terparkir di badan jalan.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa faktor kelelahan atau mengantuk menjadi pemicu utama kecelakaan. Benturan keras tak terhindarkan dan menyebabkan bagian depan kabin truk ringsek parah. Dua orang yang berada di dalam kabin terjepit di ruang sempit, sehingga tidak mampu menyelamatkan diri tanpa bantuan peralatan khusus.

Informasi kecelakaan tersebut segera diterima Kantor Basarnas Semarang. Menyikapi laporan adanya korban terjepit, tim SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi penyelamatan bersama unsur terkait, termasuk kepolisian dan relawan.

“Setelah menerima laporan adanya korban terjepit di dalam kabin truk yang membutuhkan penanganan khusus, kami langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi,” ujar Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, Kamis (15/01/2026).

Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi menggunakan peralatan ekstrikasi. Proses tersebut memerlukan kehati-hatian tinggi mengingat kondisi kabin yang ringsek dan posisi korban yang terjepit di dalamnya. Upaya pembukaan kabin dilakukan secara bertahap untuk meminimalkan risiko cedera tambahan.

Budiono menjelaskan bahwa dalam kecelakaan maut di jalur Pantura Semarang–Kendal tersebut terdapat dua korban. Salah satu korban, Dede Ferdiansyah (21), dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka berat yang dideritanya. Sementara itu, korban lainnya, Ponco Waluyo (61), berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat meski mengalami trauma dan luka akibat benturan.

“Pada pukul 06.45 WIB, seluruh korban berhasil dievakuasi dari dalam kabin,” katanya.

Korban yang selamat kemudian segera dibawa menggunakan ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) ke RSUP dr Kariadi Semarang untuk mendapatkan perawatan medis lanjutan. Sementara jenazah korban meninggal dunia diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut.

Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi dan situasi di lokasi dinyatakan aman, operasi SAR resmi ditutup. Tim SAR memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal serta jalur lalu lintas dapat kembali digunakan secara bertahap.

“Hingga operasi SAR dinyatakan selesai, kami memastikan seluruh korban telah dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur,” ujar Budiono.

Ia juga mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat yang melintas di jalur Pantura, untuk selalu memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara. Menurutnya, istirahat yang cukup dan tidak memaksakan diri saat lelah menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas yang berakibat fatal. []

Diyan Febriana Citra.

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews