LOMBOK BARAT — Penemuan sesosok jenazah manusia dalam kondisi hangus terbakar di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, memicu kegelisahan warga setempat. Peristiwa yang terjadi pada Minggu sore (25/01/2026) itu mengubah suasana tenang kawasan perlintasan Sekotong menjadi penuh tanda tanya dan ketakutan.
Jenazah tersebut ditemukan tergeletak di tepi jalan utama yang kerap dilalui warga dan pengendara. Posisi korban berada di lahan kosong milik warga, tidak jauh dari jalur lintas desa. Kondisi tubuh yang terbakar parah membuat identitas korban belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian sementara memberi penanda Mr. X sambil menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik.
Kronologi penemuan jenazah bermula dari kecurigaan seorang remaja yang melintas di area tersebut saat hendak menuju kebun. Ia mencium bau menyengat yang tidak biasa disertai kepulan asap tipis dari tumpukan sampah di pinggir jalan. Pada awalnya, saksi mengira ada warga yang membakar sampah. Namun, rasa penasaran mendorongnya untuk kembali memastikan sumber bau tersebut.
Saat mendekat, remaja itu terkejut setelah melihat bagian tubuh manusia yang telah dilalap api. Dalam kondisi panik, ia segera meninggalkan lokasi dan melaporkan temuannya kepada keluarga. Informasi tersebut dengan cepat menyebar di lingkungan sekitar dan mengundang perhatian warga lainnya.
Warga berdatangan ke lokasi dan berinisiatif memadamkan sisa api yang masih menyala. Setelah memastikan kondisi relatif aman, kejadian tersebut dilaporkan ke aparat kepolisian setempat. Tak lama berselang, petugas Polres Lombok Barat tiba dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres Lombok Barat Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, S.H., M.H., membenarkan adanya temuan jenazah tersebut dan menegaskan bahwa polisi bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga.
“Sekitar pukul 16.30 WITA kami menerima informasi penemuan jenazah dengan kondisi terbakar di pinggir jalan Dusun Batu Leong. Personel Satreskrim bersama Unit Identifikasi segera diterjunkan untuk melakukan pengecekan awal dan olah TKP,” jelasnya.
Garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat sekaligus menjaga keutuhan barang bukti. Tim Inafis Polres Lombok Barat melakukan olah TKP secara menyeluruh selama hampir dua jam, mulai pukul 19.00 hingga 21.00 WITA.
Dalam proses tersebut, sejumlah barang diamankan sebagai petunjuk awal. “Kami menemukan tumpukan sampah, plastik bekas paket, satu botol air mineral berisi cairan hijau yang diduga bahan bakar, serta seutas tali nilon yang berada tepat di bawah tubuh korban,” ungkap AKP Lalu Eka Arya.
Barang-barang tersebut kini menjadi bagian penting dalam penyelidikan guna mengungkap apakah korban meninggal akibat tindak pidana pembunuhan yang disertai upaya menghilangkan jejak, atau terdapat kemungkinan lain yang masih didalami.
Jenazah Mr. X telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Mataram untuk menjalani autopsi. Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab kematian serta mendeteksi adanya luka kekerasan sebelum korban terbakar.
“Kami sudah membuat laporan polisi Model A. Autopsi menjadi langkah penting untuk memastikan penyebab kematian secara medis,” ujarnya.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut diimbau segera melapor. Kasus ini menjadi perhatian serius aparat karena terjadi di jalur umum dan menimbulkan rasa tidak aman di tengah warga. []
Diyan Febriana Citra.

