Polres Samarinda Siapkan 1.202 Personel Amankan Operasi Ketupat 2026

Polres Samarinda Siapkan 1.202 Personel Amankan Operasi Ketupat 2026

Bagikan:

SAMARINDA – Kepolisian Resor (Polres) Samarinda akan menggelar Operasi Ketupat Mahakam 2026 sebagai upaya pengamanan menjelang dan selama perayaan Hari Raya Idul Fitri di Kota Samarinda. Operasi ini dijadwalkan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026, dengan fokus pada pengamanan aktivitas masyarakat, arus mudik, serta meningkatnya mobilitas warga di berbagai titik keramaian.

Kapolres Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menjelaskan bahwa sebelum pelaksanaan operasi, pihak kepolisian akan menggelar apel kesiapan pasukan pada 12 Maret 2026 sebagai tanda dimulainya rangkaian pengamanan. “Nanti tanggal 12 Maret kita akan melaksanakan apel gelar pasukan operasi ketupat,” ujarnya saat ditemui di Mapolres Samarinda, Rabu (11/03/2026).

Operasi ini melibatkan 1.202 personel gabungan dari berbagai unsur, terdiri dari 867 anggota Polresta Samarinda, 100 personel Brimob Polda Kaltim, serta anggota TNI, Dishub, Damkar, BPBD, PMI, Pertamina, dan instansi terkait lainnya. Hendri menuturkan, keterlibatan berbagai unsur tersebut bertujuan memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat selama arus mudik dan libur Idul Fitri.

Untuk mendukung pengamanan, kepolisian mendirikan sejumlah pos pengamanan (PAM) dan pos pelayanan (PYP) yang tersebar di titik strategis. Salah satunya adalah pos pelayanan terpadu 24 jam di Taman Samarendah, Jalan Awang Long, yang dijaga aparat Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, dan PMI.

Selain itu, terdapat tiga pos pelayanan di jalur transportasi utama, yaitu di Pelabuhan Samarinda untuk arus kapal dari Makassar, Palopo, dan wilayah lain; Bandara APT Pranoto untuk penumpang udara; serta Terminal Sungai Kunjang untuk pengawasan perjalanan menuju wilayah pedalaman Kalimantan Timur.

Pengamanan juga difokuskan di pusat perbelanjaan yang diperkirakan ramai menjelang Lebaran, seperti Big Mall, SCP, Central Plaza, dan Samarinda Square. Dua pos tambahan akan dibangun di terminal bus yang melayani rute antarkota dan antarprovinsi, termasuk tujuan Balikpapan dan Banjarmasin.

Hendri menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengamanan ini dilakukan untuk menjamin masyarakat mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman. “Kita ingin masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang, baik di pusat keramaian maupun di jalur transportasi,” ujarnya. []

Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Agnes Wiguna

Bagikan:
Berita Daerah