Sopir Diduga Mengantuk, HR-V Tabrak Truk Tangki di Tol Jombang–Mojokerto

Sopir Diduga Mengantuk, HR-V Tabrak Truk Tangki di Tol Jombang–Mojokerto

Bagikan:

JOMBANG – Dugaan pengemudi mengantuk menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto Kilometer (KM) 697+800 jalur A, Jumat pagi (03/04/2026). Insiden yang melibatkan sebuah minibus Honda HR-V dan truk tangki Pertamina itu menyebabkan satu orang mengalami luka ringan, sementara dua lainnya selamat.

“Benar, telah terjadi kecelakaan di KM 697+800 jalur A. Kendaraan yang terlibat minibus Honda HR-V dan truk tangki Pertamina,” ujar Sudirman, Jumat, (03/04/2026).

Kecelakaan pertama kali dilaporkan pengguna jalan sekitar pukul 05.45 WIB. Berdasarkan keterangan sementara, mobil Honda HR-V bernomor polisi BM 1111 KA melaju dari arah Surabaya menuju Solo dengan kecepatan sekitar 100 kilometer per jam di lajur kiri.

“Setibanya di lokasi, pengemudi diduga mengantuk sehingga menabrak bagian belakang kanan truk tangki yang melaju di depannya,” jelasnya.

Truk tangki Pertamina bernomor polisi L 8031 UUA yang berada di depan kendaraan tersebut dikemudikan Sutejo (45), warga Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam, juga di lajur kiri.

Benturan keras membuat Honda HR-V berhenti melintang di lajur kanan, sementara truk tangki bergeser dan berhenti di bahu jalan. Kondisi ini sempat memerlukan penanganan cepat untuk mencegah gangguan arus lalu lintas di jalur utama tol.

Dalam insiden tersebut, pengemudi Honda HR-V, Desnita Monica (35), warga Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, mengalami luka ringan berupa nyeri dada dan luka lecet pada bagian kening.

“Korban luka ringan satu orang, pengemudi Honda HR-V, sementara dua lainnya selamat dan tidak dirujuk ke rumah sakit,” tegas Sudirman.

Dua orang lain yang terlibat, yakni pengemudi truk tangki Sutejo dan penumpang bernama Joko (34), warga Nganjuk, dilaporkan selamat tanpa memerlukan perawatan lanjutan.

Petugas gabungan dari Patroli Jalan Raya (PJR) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim), ambulans, dan unit derek langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan serta pengamanan lalu lintas, sebagaimana diberitakan Ketik, Jumat (03/04/2026).

“Kendaraan sudah kami evakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” pungkasnya.

Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih dalam penanganan PJR Polda Jatim guna proses penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan dan unsur kelalaian pengemudi. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Laka