KETAPANG – Dugaan kelalaian saat mendahului kendaraan di jalur ramai menjadi pemicu kecelakaan beruntun yang melibatkan satu truk pengangkut Crude Palm Oil (CPO) dan dua mobil penumpang di Jalan Ketapang–Sukadana Kilometer 41, Desa Tanjung Baik Budi, Kecamatan Matan Hilir Utara (MHU), Kabupaten Ketapang, Jumat sore (03/04/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua pengemudi mobil mengalami luka ringan, sementara truk CPO terguling di tengah badan jalan.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ketapang Muhammad Harris melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Ketapang Yunita Puspita Sari membenarkan kejadian tersebut. “Dua pengemudi mobil Terios dan Calya mengalami luka ringan, sementara sopir truk CPO tidak mengalami luka,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Tribun Pontianak, Jumat, (03/04/2026).
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan bermula ketika truk CPO melaju dari arah Ketapang menuju Siduk. Pada saat bersamaan, mobil Toyota Calya yang datang dari arah berlawanan diduga mencoba menyalip kendaraan di depannya.
Karena jarak antarkendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan pertama terjadi antara truk dan mobil Calya. Sesaat setelah itu, mobil Toyota Terios yang berada di belakang Calya turut menabrak kendaraan di depannya sehingga memicu kecelakaan beruntun.
“Dugaan sementara kecelakaan disebabkan kelalaian pengemudi saat menyalip kendaraan di depannya,” jelas Yunita.
Dari rekaman video yang beredar, truk pengangkut CPO terlihat terguling melintang di tengah jalan, sementara bagian depan kedua mobil penumpang mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.
Saat ini, penanganan kasus masih dilakukan Kepolisian Sektor (Polsek) Matan Hilir Utara. Polisi juga masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ketapang mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hendak mendahului kendaraan di ruas jalan yang padat.
“Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Selamat sampai tujuan adalah yang paling penting dalam berlalu lintas,” pungkasnya. []
Redaksi05

