Rumah di Palaran Samarinda Ludes Terbakar, Satu Penghuni Luka Bakar

Rumah di Palaran Samarinda Ludes Terbakar, Satu Penghuni Luka Bakar

Bagikan:

SAMARINDA – Satu unit rumah warga di Jalan Padat Karya, Rukun Tetangga (RT) 21, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda, ludes terbakar pada Sabtu (04/04/2026) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.40 Waktu Indonesia Tengah (WITA) itu menyebabkan seorang penghuni mengalami luka bakar dan sebuah sepeda motor ikut hangus dilalap api.

Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat tersebut sempat memicu kekhawatiran warga sekitar lantaran lokasi rumah saling berdekatan. Namun, petugas berhasil mengendalikan api sebelum merembet ke bangunan lain.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda, Hendra AH, menjelaskan pihaknya menerima laporan awal melalui Pusat Komunikasi (Puskom) dan langsung mengerahkan personel ke lokasi.

“Laporan awal diterima melalui Puskom dan tim tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian. Situasi saat itu sudah terlihat kepulan asap tebal dari bagian dalam rumah,” ujar Hendra, sebagaimana diberitakan sumber berita, Sabtu, (04/04/2026).

Menurutnya, prioritas utama petugas saat tiba di lokasi adalah mencegah api meluas ke rumah warga lainnya yang berada di lingkungan padat penduduk.

“Fokus utama kami adalah penghentian penyebaran api. Syukurlah area terdampak hanya satu bangunan dan tidak meluas ke rumah warga lain,” tambahnya.

Seorang penghuni rumah yang berada di dalam bangunan saat kejadian mengalami luka bakar dan langsung mendapatkan penanganan medis di lokasi sebelum dibawa untuk perawatan lanjutan.

“Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama. Kehadiran tim kesehatan ini sangat membantu stabilisasi korban sebelum dibawa untuk perawatan lebih lanjut,” jelas Hendra.

Selain menghanguskan rumah berukuran 8 x 6 meter, kebakaran juga membakar satu unit sepeda motor yang berada di area rumah.

Penyebab kebakaran sementara diduga berasal dari korsleting atau arus pendek listrik. Meski demikian, Disdamkarmat menegaskan penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

“Kami menduga ada korsleting, tetapi proses investigasi tetap menjadi kewenangan kepolisian untuk memastikan sumber awal api,” ucap Hendra.

Dalam proses pemadaman, Disdamkarmat mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan delapan personel dari Posko 6. Operasi pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga situasi dinyatakan aman pada pukul 03.45 WITA.

“Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik di rumah. Kebakaran bisa terjadi kapan saja jika ada kelalaian kecil,” tutup Hendra. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa