CIREBON – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di jalur nasional Cirebon–Kuningan, sekitar kawasan Bandara Penggung, Kota Cirebon, Jawa Barat, Senin (06/04/2026) pagi, menewaskan seorang perempuan dan menyebabkan sejumlah korban lainnya mengalami luka. Insiden diduga dipicu truk tangki air yang kehilangan kendali lalu masuk ke jalur berlawanan.
Peristiwa maut itu terjadi saat truk tangki melaju dari arah Kota Cirebon menuju Kabupaten Kuningan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kendaraan besar tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum tiba-tiba oleng ke kanan dan menghantam kendaraan dari arah berlawanan.
“Kencang, truknya kencang dari Cirebon ke Kuningan terus oleng ke kanan nabrak angkot, tapi masih jalan kencang, nabrak motor-motor, baru berhenti nabrak pohon. Ya saya sama warga langsung bantu dorong angkot, truk dan korban-korban,” kata Ghofur, sebagaimana diberitakan Kompas, Senin (06/04/2026).
Setelah menabrak angkutan kota (angkot), truk masih terus melaju dan menghantam beberapa sepeda motor di sekitarnya sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak pohon di tepi jalan. Benturan paling fatal terjadi pada sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri.
Sang suami terpental dari kendaraan dan mengalami luka kritis, sedangkan istrinya terseret hingga masuk ke kolong truk lalu terjepit di antara badan kendaraan dan pohon. Warga yang berada di sekitar lokasi segera melakukan upaya penyelamatan dengan mendorong mundur truk untuk mengevakuasi korban.
Namun, korban perempuan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati untuk penanganan lebih lanjut, sementara sejumlah korban luka lainnya juga telah dievakuasi ke rumah sakit.
“Betul, ada satu perempuan yang meninggal dunia, dia terhimpit antara pohon dan truk. Sementara dugaan kecelakaan, kurang antisipasi dari sopir truk tangki,” kata Rian.
Kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dengan memeriksa sopir truk, saksi-saksi, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat. Dugaan sementara mengarah pada kurangnya antisipasi pengemudi saat melintas di jalur nasional yang cukup padat pada pagi hari.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur nasional Cirebon–Kuningan sempat mengalami kemacetan panjang, terutama di sekitar lokasi kejadian. Setelah proses evakuasi korban dan penderekan kendaraan selesai dilakukan, kondisi lalu lintas berangsur kembali normal. Polisi diharapkan segera menuntaskan penyelidikan guna memastikan penyebab kecelakaan sekaligus mencegah kejadian serupa terulang. []
Redaksi05

