Teguran Kebisingan Berujung Maut, Remaja Tewas Ditikam di Makassar

Teguran Kebisingan Berujung Maut, Remaja Tewas Ditikam di Makassar

Bagikan:

MAKASSAR – Seorang remaja berinisial AS (15) meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman dalam insiden cekcok di sebuah gang sempit di Jalan Baji Pamai, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Senin (06/04/2026) sore sekitar pukul 16.00 Wita. Peristiwa tragis ini diduga dipicu perselisihan yang berawal dari teguran terkait kebisingan saat korban bersama teman-temannya bermain gim daring.

Menurut keterangan yang dihimpun, korban saat itu tengah berkumpul bersama sejumlah rekannya di lokasi kejadian. Aktivitas mereka yang menimbulkan suara cukup keras disebut memicu teguran dari pihak keluarga terduga pelaku yang merasa terganggu.

Situasi sempat mereda, namun tidak berlangsung lama. Korban kemudian kembali ke lokasi, dan suasana kembali memanas hingga terjadi adu mulut. Perselisihan tersebut diduga memancing terduga pelaku berinisial IR (43) datang ke lokasi dan melakukan penikaman terhadap korban.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mamajang, Mustari Alam, membenarkan insiden tersebut. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Senin, (06/04/2026).

Korban mengalami luka tusukan di bagian perut dan sempat mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Ketua Rukun Warga (RW) setempat, Indo, menyebut lokasi kejadian memang kerap menjadi tempat berkumpul anak-anak dan remaja. Menurut dia, teguran awal hanya bertujuan untuk meredam kebisingan, namun situasi berkembang cepat hingga berujung fatal.

“Awalnya ini menegur. Tapi tiba-tiba langsung terjadi penikaman,” katanya.

Usai kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Polisi juga telah menetapkan IR sebagai buronan serta menempatkan personel di sekitar rumah pelaku untuk mengantisipasi kemungkinan konflik susulan.

Sejumlah saksi, termasuk teman-teman korban yang berada di lokasi saat kejadian, telah dimintai keterangan guna mendukung proses penyelidikan. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor kepada pihak berwajib agar kasus ini dapat segera dituntaskan. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Kriminal