Dini Hari Mencekam, Kebakaran di Basirih Banjarmasin Picu Kepanikan

Dini Hari Mencekam, Kebakaran di Basirih Banjarmasin Picu Kepanikan

Bagikan:

BANJARMASIN – Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman padat Jalan Flamboyan 3, Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), sempat terkendala penanganan akibat aliran listrik yang belum dipadamkan saat api mulai membesar pada Rabu (22/04/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.50 Wita dan dengan cepat membesar hingga memicu kepanikan warga sekitar. Dalam rekaman video yang beredar, warga terdengar berteriak meminta bantuan sekaligus mendesak pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk segera memutus aliran listrik demi keselamatan proses pemadaman. “PLN tolong listrik belum mati,” teriak warga sebagaimana dilansir Wartabanjar, Rabu (22/04/2026).

Api yang awalnya hanya membakar satu bangunan dilaporkan cepat merambat, diduga diperparah oleh percikan dari kabel listrik di sekitar lokasi. Kondisi tersebut sempat menghambat upaya pemadaman karena petugas harus memastikan keamanan dari potensi sengatan listrik.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Selain itu, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun kerugian akibat peristiwa tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman, khususnya yang berkaitan dengan instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga. Pemeriksaan rutin terhadap kabel listrik, menghindari beban berlebih pada stopkontak, serta memastikan peralatan listrik dimatikan saat tidak digunakan menjadi langkah pencegahan yang perlu diperhatikan masyarakat.

Selain itu, penggunaan kompor dan peralatan berbahan bakar juga harus diawasi secara ketat untuk mencegah kebakaran, termasuk memastikan kondisi selang dan regulator gas tetap aman serta menjauhkan benda mudah terbakar dari sumber api.

Dengan meningkatnya risiko kebakaran di kawasan padat penduduk, kesiapsiagaan warga dan koordinasi cepat dengan petugas menjadi kunci dalam meminimalkan dampak kejadian serupa di masa mendatang. []

Redaksi05

Bagikan:
Berita Daerah Hotnews Peristiwa